Minggu, 21 Desember 2014

Diskon harga saham Garuda urusan penjamin emisi

| 1.063 Views
id Dahlan Iskan, Garuda, Bursa Efek Indonesia
Diskon harga saham Garuda urusan penjamin emisi
Dahlan Iskan. (ANTARA)
"Tugas ku untuk mencari pembeli sudah selesai."
Jakarta (ANTARA News) - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Dahlan Iskan, menilai bahwa penjualan 10,88 persen atau 2,47 miliar lembar saham PT Garuda Indonesia Tbk (GIAA) menguntungkan atau merugikan sepenuhnya menjadi urusan dan tanggung jawab tiga penjamin emisinya.

"Kalau itu tidak menguntungkan atau menguntungkan, itu urusan mereka. Selesaikan secara korporasi," katanya saat ditemui pada acara Seminar & HR Award di 2012 di Jakarta, Rabu, terkait munculnya kabar bahwa harga jual Garuda adalah senilai Rp620 atau didiskon 17,33 persen.

Menurut Dahlan, penjualan saham Garuda tersebut harus diselesaian secara korporasi. Ia juga enggan mencampuri urusan penjualan saham Garuda, karena tugasnya untuk menawarkan saham maskapai itu kepada lima pengusaha swasta nasional sudah berakhir pada Maret 2012.

Mantan direktur umum PT PLN (Persero) itu mengusulkan, pengusaha swasta nasional yang berminat dapat menyampaikan dokumen penawarannya kepada tiga penjamin emisi Garuda.

Tiga penjamin emisi Garuda itu adalah PT Bahana Securities, PT Danareksa Sekuritas, dan PT Mandiri Sekuritas. Ketiga penjamin emisi ini memegang 10,88 persen atau 2,47 miliar lembar saham Garuda yang gagal diserap oleh investor saat penawaran saham perdana (IPO) Garuda pada Februari 2012.

"Tugas ku untuk mencari pembeli sudah selesai. Tinggal mereka yang menawarkan saham itu kepada peminat," ujar Dahlan.

Dahlan mengemukakan, ada beberapa pengusaha swasta nasional yang mengajukan dokumen penawaran. "Saya tidak terlalu ingin tahu siapa yang mengajukan. Itu urusan masing-masing," katanya.

Menyoal salah satu peminat adalah bos Transcorp Corporation, Chairul Tanjung, Dahlan menyerahkan keinginan membeli saham Garuda itu kepada peminatnya.

"Saya tidak tahu kalau dia yang sudah mengajukan penawaran. Tapi, itu terserah sajalah," tuturnya.

Deputi Menteri BUMN Bidang Jasa, Parikesit Suprapto,  bahwatransaksi penjualan saham Garuda diperkirakan tuntas pada akhir April 2012.

"Saat ini, Morgan Stanley tengah mengajukan penawaran kepada beberapa investor," kata Parikesit. Morgan Stanley adalah pihak penasihat keuangan tiga penjamin emisi Garuda.

Pada pukul 10.18 WIB, harga saham Garuda menguat 10 poin (1,49 persen) ke level Rp660 dengan volume perdagangan 12,124 juta lembar saham senilai Rp8,08 miliar.
(T.KR-SSB)

Editor: Priyambodo RH

COPYRIGHT © ANTARA 2012

Komentar Pembaca
Baca Juga