Selasa, 23 Desember 2014

Bandara Temindung dirikan posko pesawat hilang

| 1.392 Views
id pesawat hilang, pesawat survei, pesawat susi air, pesawat jatuh, kutai kartanegara, kecelakaan pesawat\
Samarinda (ANTARA News) - Pihak Bandara Temindung Samarinda, Kalimantan Timur, membentuk posko untuk menghimpun informasi terkait hilangnya pesawat survei milik Susi Air sejak Rabu sore (25/4).

Dari pantauan hingga Kamis dinihari, puluhan orang baik dari pihak bandara maupun kepolisian terlihat berada di Bandara Temindung Samarinda untuk mencari informasi terkait hilangnya pesawat survei jenis pilatus porter PK-VVQ yang ditumpangi dua orang, termasuk pilot.

Bahkan, sebuah mobil ambulans terlihat disiagakan di Bandara Temindung.

"Saya hanya diperintahkan untuk bersiaga di Bandara Temindung karena katanya ada pesawat yang jatuh," ungkap sopir ambulans tersebut.

Kepala Bandara Temidung, R Aritonang, Kasat Reskrim dan Kasat Intel Polresta Samarinda, hingga Kamis pukul 01. 00 Wita terlihat masih berada di Bandara Temindung untuk menelusuri hilangnya pesawat itu.

"Posko ini dibentuk untuk melakukan koordinasi agar informasi mengenai hilangnya pesawat itu tidak simpang-siur. Hingga saat ini, kami masih terus berkoordinasi dengan pihak SAR, kepolisian setempat dan Otoritas Bandara di Balikpapan untuk memastikan posisi pesawat," kata R. Aritonang.

Menurut dia, sempat ada laporan bahwa pesawat itu mendarat darurat di sebuah areal perusahaan tambang batu bara di Kecamatan Tabang, Kabupaten Kutai Kartanegara.

"Kami belum tahu apakah pesawat itu disewa atau tidak tetapi yang jelas pesawat tersebut milik Susi Air. Begitu pula informasi pesawat itu mendarat darurat belum bisa dipasikan sebab kami masih terus menelusuri informasinya," kata Aritotang.

Sementara Kepala Kantor SAR Balikpapan, Harmoniadi, dihubungi dari Samarida menerima laporan mengeai hilangnya pesawat itu sekitar pukul 18.30 WITA.

"....dan pesawat yang akan melakukan pemataan tersebut kehilangan kontak pada Rabu sore sekitar pukul 17. 10 Wita," kata Harmoniadi.

(A053/S006)

Editor: Suryanto

COPYRIGHT © ANTARA 2012

Komentar Pembaca
Baca Juga