Senin, 22 Desember 2014

Dua polisi NTB terlibat penyelundupan imigran

| 1.539 Views
id imigran gelap, polda ntb
Lombok Timur, NTB (ANTARA News) - Dua anggota Polres Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat, masing-masing Briptu Eg dan Brigadir MK, terlibat penyelundupan imigran gelap asal asal Somalia dan Eritria, ke Australia.

Kapolres Lombok Timur AKBP Agus Nugroho, membenarkan hal itu ketika dikonfirmasi di Lombok Timur, Sabtu.

"Dua anggota itu sudah diserahkan ke Polda NTB untuk ditindaklanjuti sesuai ketentuan hukum yang berlaku. Tidak ada perlakuan khusus, sama dengan empat tersangka lainnya dari kalangan warga masyarakat," ujarnya.

Dugaan keterlibatan dua anggota Polres Lombok Timur dalam aksi penyelundupan imigran Somalia dan Eritria itu, diungkap Kasat Reskrim Polres Lotim AKP Yuyan Priatmaja.

Pada 15 April 2012, sebanyak 34 orang imigran gelap asal Somalia dan Eritria terdampar di Pantai Sepang, Dusun Bontong, Desa Emang Lestari, Kecamatan Lunyuk, Kabupaten Sumbawa.

Para imigran gelap itu semula hendak bertolak ke Australia guna mencari suaka politik dengan menggunakan kapal kayu yang disewa Rp25 juta/orang.

Kapal kayu berukuran 12 x 3 meter itu mengangkut 34 orang imigran, terdiri dari 33 orang berasal dari Somalia dan satu orang dari Eritria. Dari 34 orang itu, sebanyak 24 orang laki-laki dan 10 orang perempuan, seorang diantaranya masih anak-anak.

Saat hendak memasuki perairan Australia, kapal kayu itu diterjang gelombang hingga terombang-ambing dan mesin mati sehingga terseret dan terdampar di perairan Lunyuk, Kabupaten Sumbawa.
(ANT)

 

 

 

 

 

Editor: AA Ariwibowo

COPYRIGHT © ANTARA 2012

Komentar Pembaca
Baca Juga