Rabu, 20 Agustus 2014

Menakertrans tandatangani prasasti KTM Waykanan

Minggu, 29 April 2012 19:54 WIB | 1.662 Views
Menakertrans tandatangani prasasti KTM Waykanan
Muhaimin Iskandar (FOTO ANTARA/Dhoni Setiawan)
Waykanan (ANTARA News) - Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Menakertrans) Muhaimin Iskandar, Minggu, menandatangani prasasti pembangunan Kota Terpadu Mandiri (KTM) Waytuba di Kabupaten Waykanan, Provinsi Lampung.

"KTM itu bertujuan mengurangi daerah tertinggal dengan fokus pengelolaan sumberdaya alam dan sumberdaya manusia secara berkelanjutan," kata Muhaimin di Islamic Center, Waykanan, sekitar 220 km utara Kota Bandarlampung.

Pembangunan KTM Waytuba, kata Muhaimin, merupakan yang ketiga di Provinsi Lampung.

"Dengan posisinya yang strategis, berada di dekat jalan lintas Sumatera, kemajuan yang diharapkan dapat segera tercapai," ujar Menteri yang juga Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa itu.

Namun demikian, kata dia lagi, dukungan berbagai pihak juga dibutuhkan untuk merealisasikan hal tersebut.

"Apabila bandara Gatot Subroto nanti sudah terbangun, saya tentu akan sering ke Waykanan, terutama pada musim durian," gurau Muhaimin, di depan ribuan warga setempat yang hadir dalam kegiatan tersebut.

Pembangunan KTM di daerah tersebut direncanakan berada di lahan seluas 70 hektare dan akan melibatkan lima kecamatan di daerah itu, yakni Bahuga, Buay Bahuga, Bumi Agung, Blambangan Umpu dan Waytuba.

"KTM itu diharapkan menjadi rujukan dan pertumbuhan bagi wilayah di sekitarnya," katanya.

Muhaimin menjelaskan, KTM adalah kawasan transmigrasi yang pertumbuhannya dirancang menjadi pusat pertumbuhan melalui pengelolaan sumberdaya alam berkelanjutan yang mempunyai beragam fungsi.

Antara lain, pusat kegiatan pertanian berupa pengolahan barang pertanian jadi dan setengah jadi serta kegiatan agribisnis. Lalu pusat pelayanan agroindustri khusus dan pemuliaan tanaman unggul.

Kemudian pusat kegiatan pendidikan dan pelatihan di sektor pertanian, industri, dan jasa. Selain itu juga pusat perdagangan wilayah yang ditandai dengan adanya pasar-pasar grosir dan pergudangan komoditas sejenis.

Sementara itu, Bupati Waykanan Bustami Zainudin menyatakan, daerahnya merupakan salah satu dari daerah tertinggal di Indonesia.

Tampak hadir dalam acara tersebut, Asisten Bidang Ekbang Setdaprov Lampung Arinal Djunaidi, Wakil Bupati Raden Nasution, Anggota DPRD Waykanan Gunawan, Kajari Blambangan Umpu RM Ari Prio Agung, serta sejumlah Kepala SKPD Pemerintah Kabupaten Waykanan.
(T.A054/I007)

Editor: Ruslan Burhani

COPYRIGHT © 2012

Komentar Pembaca
Baca Juga