Kamis, 30 Oktober 2014

Buruh tuntut pembentukan komite perburuhan independen

| 2.403 Views
id buruh demonstrasi, buruh tuntut komite
Denpasar (ANTARA News) - Puluhan buruh yang tergabung dalam Persatuan untuk Rakyat Kemandirian Bangsa (Perkasa) menuntut pemerintah Provinsi Bali membentuk segera Komite Pengawasan Perburuhan Independen.

"Kami meminta pemerintah segera membentuk komite tersebut dan kesanggupan untuk melakukan itu dibubuhkan secara tertulis," kata Ketua Front Nasional Perjuangan Buruh Indonesia Bali, Ikhsan Tantowi, saat menyampaikan tuntutannya di hadapan Asisten Pemerintahan Sekda Provinsi Bali, I Wayan Suasta, di Denpasar, Selasa.

Dia mengatakan, saat ini pengawasan terhadap kasus ketenagakerjaan di Pulau Dewata sangatlah rendah begitu juga jumlah pengawasnya.

Padahal, menurut Ikhsan, permasalahan perburuhan di Bali begitu banyak dan tidak ada penyelesaian yang baik. Hal itu bagaikan bom waktu yang bisa meledak kapan saja.

"Selain menuntut pembentukan komite dan penyelesaian kasus perburuhan, kami juga meminta nasionalisasi perusahaan pertambangan yang selama ini dikuasai pihak asing," ujarnya.

Ikhsan menjelaskan, hal tersebut guna membentuk kemandirian bangsa ini dalam berbagai sektor kehidupan kebangsaan dan juga menegakkan Pasal 33 UUD 1945.

Para buruh juga, lanjut dia menolak Undang Undang Sistem Jaminan Sosial Nasional (SJSN) yang dianggap merugikan. Selain itu tentunya menghapus sistem kerja kontrak.

"Banyak hal yang kami utarakan, khususnya dalam mewujudkan standarisasi kebutuhan hidup layak secara nasional. Kami juga menuntut realisasi pengobatan dan sekolah gratis," ujarnya. 

(KR-IGT/B012) 

Editor: Ade Marboen

COPYRIGHT © ANTARA 2012

Komentar Pembaca
Baca Juga