Selasa, 2 September 2014

Boneka pun mengajarkan cara mengelola sampah

Rabu, 2 Mei 2012 17:56 WIB | 12.098 Views
Boneka pun mengajarkan cara mengelola sampah
Cerita menyenangkan tentang membuang sampah di tempatnya dituturkan Kak Sidik. Kampanye Gerakan Membuang Sampah ini kerja bareng Aqua-Danone, International Business Link, dan LKBN ANTARA. (ANTARA News/Maria Rosari)
Jakarta (ANTARA News) - Kesadaran menjaga lingkungan agar tetap sehat dan bersih dapat dilakukan dalam berbagai cara dan bentuk, salah satunya dengan menggunakan boneka. Susi dan Gogon adalah nama boneka-boneka itu.

Susi dan Gogon turut membantu siswa-siswi di Madrasah Ibtidaiyah Al Wathoniyah 6 dan SDI Juara, di Jakarta Timur, Rabu, untuk mengelola sampah dengan baik dan benar, melalui sebuah dongeng yang dibawakan oleh pendongeng yang akrab disapa Kak Sidik.

Acara dongeng ini merupakan salah satu dari rangkaian kampanye Gerakan Mengelola Sampah (GEMAS) yang dilancarkan atas kerja sama Danone Aqua (PT Tirta Investama), LKBN ANTARA, Indonesian Business Link (IBL).

"Jadiiii kalau sampah plastik dibuangnya di tempat sampah non-organik yaaa," ujar Gogon yang digerakkan serta disuarakan Kak Sidik. Murid-murid yang berkumpul antusias memandangi Gogon yang dimainkan Kak Sidik.

Dongeng tentang membuang sampah secara baik dan terus-menerus serta kebiasaan hidup bersih diutarakan oleh Kak Sidik, seorang pendongeng yang mendedikasikan diri bagi pendidikan anak-anak.

"Saya senang bisa mendidik anak-anak melalui dongeng, karena dengan cara ini pesan dapat lebih mudah disampaikan," ujar Kak Sidik usai mendongeng kepada Antara News.

Aktivitas mendongeng ini juga untuk memperingati Hari Pendidikan Nasional pada 2 Mei 2012.

"Seru, bonekanya lucu-lucu, terus kami diajari cara membuang sampah yang benar," ujar salah siswi kelas lima SDI Juara, Eka Ayu Anggraini.

(M048)

Editor: Ade Marboen

COPYRIGHT © 2012

Komentar Pembaca
Baca Juga