Jakarta (ANTARA News) - Pemerintah akan mengenakan bea keluar dengan besaran rata-rata 20 persen dalam ekspor 14 jenis komoditas tambang dan mineral mentah, kata Direktur Jenderal Mineral dan Batubara Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Thamrin Sihite di Jakarta, Jumat

Ke-14 komoditas tersebut meliputi tembaga, emas, perak, timah, timbal, kromium,  platinum, bauksit, biji besi, pasir besi, nikel, molibdenum, mangan, dan antimon.

Namun, ia menjelaskan, aturan tentang pengenaan bea keluar untuk komoditas barang tambang dan mineral tersebut tidak berlaku bagi pemegang kontrak karya (KK).

"Karena KK sudah melakukan kewajiban pengolahan dan pemurnian," katanya.

Ia menambahkan, selanjutnya Menteri Keuangan akan menerbitkan aturan pengenaan bea keluar tersebut dan Kementerian Perdagangan akan menetapkan aturan tata niaganya.

"Rekomendasinya dari Kementerian ESDM," katanya.(K007)