Rabu, 1 Oktober 2014

Peserta UN keluhkan soal cerita panjang Bahasa Indonesia

Rabu, 9 Mei 2012 08:06 WIB | 4.313 Views
Peserta UN keluhkan soal cerita panjang Bahasa Indonesia
Ujian nasional (UN) SD. (FOTO ANTARA/ Zainuddin MN)
Bengkulu (ANTARA News) - Peserta Ujian Nasional tingkat Sekolah Dasar sederajat di Bengkulu rata-rata mengeluhkan soal mata ujian Bahasa Indonesia yang dinilai terlalu panjang.

"Anak-anak kami rata-rata mengeluhkan soal Bahasa Indonesia yang terlalu panjang, sehingga menyita waktu lama untuk memahaminya," kata Kepala Sekolah Dasar Negeri 18 Kelurahan Kebun Beler Kota Bengkulu Tuti Marlini di Bengkulu, Rabu.

Ia mengatakan, para peserta ujian terkendala mengerjakan soal pada mata ujian Bahasa Indonesia karena soal berceritanya terlalu panjang sehingga membutuhkan waktu untuk bisa memahaminya.

Akibatnya, banyak siswa yang mengeluh kekurangan waktu untuk mengerjakan 50 soal pada hari pertama Ujian Nasional tersebut.

Total peserta UN di SDN 18 tersebut, jelasnya, sebanyak 56 orang dan dilaksanakan pada tiga ruang kelas, mereka diawasi oleh enam orang pengawas silang, dua pengawas dari Dinas Pendidikan serta seorang pengamanan petugas kepolisian.

Hingga hari ini, pelaksanaan UN di SDN 18 dengan mata ujian matematika sebanyak 40 butir berjalan lancar tanpa ada kendala dari ketersediaan soal maupun lembar jawaban.

"Untuk meningkatkan kemampuan siswa mengerjakan soal-soal UN kami telah melatih mereka dengan mengerjakan soal-soal uji coba sebanyak tiga kali dan latihan-latihan soal sebelum uji coba," ujarnya.

Tuti mengatakan, dari hasil uji coba tersebut pihaknya mengetahui rata-rata siswa yang mereka bimbing terkendala mengerjakan soal pada mata pelajaran matematika sehingga mereka berupaya meningkatkan kemampuan siswa dengan membimbing mereka mengerjakan berbagai soal-soal latihan.

Terkait dengan fasilitas sekolah, ia mengatakan sejak beberapa waktu lalu sekolah tersebut kekurangan buku cetak untuk seluruh mata pelajaran hingga setengah dari jumlah siswa yang membutuhkannya.

Ketua Panitia UN Provinsi Bengkulu Budiyanta mengatakan, pihaknya akan menerima banyak masukan terkait kelemahan pelaksanaan UN tahun 2012, sehingga pada UN mendatang semua itu bisa diperbaiki.

Ujian Nasional untuk siswa SD/MI di Provinsi Bengkulu dilaksanakan pada 1.429 lokasi dengan 11.658 ruang ujian yang diikuti 35.678 orang.

Mata pelajaran yang diujikan pada UN hari pertama hingga ketiga yakni Bahasa Indonesia sebanyak 50 butir serta matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam masing-masing 40 butir, ujarnya. (MHE*Z005)

Editor: B Kunto Wibisono

COPYRIGHT © 2012

Komentar Pembaca
Baca Juga