Minggu, 26 Oktober 2014

Warga bangun masjid di tanah wakaf Tarmizi Taher

| 6.224 Views
id mantan menteri Agama, Tarmizi Taher
Pariaman (ANTARA News) - Warga bersama Pemerintah Kota Pariaman, Sumatera Barat, akan membangun masjid di atas tanah wakaf mantan Menteri Agama RI, Tarmizi Taher.

Wali Kota Pariaman, Mukhlis R di Pariaman, Kamis mengucapkan terimakasih kepada keluarga Tarmizi Taher yang mewakafkan tanahnya untuk pembangunan masjid raya Desa Rambai, Kecamatan Pariaman Selatan.

"Kalau pembangunannya selesai, saya mengajak seluruh warga Desa Rambai meramaikan masjid ini, mudah-mudahan dengan dimanfaatkannya masjid ini untuk kegiatan keagamaan tentu pahalanya terus mengalir kepada beliau," pintanya.

Ia mengatakan, pembangunan masjid ini mempunyai manfaat yang sangat besar sekali bagi kaum Muslim, apalagi dengan letaknya yang strategis berada di jalan raya Simpang Jagung-Sicicin.

Menurut dia, sepanjang jalan tersebut hampir tidak ada ditemui rumah ibadah, kalau pun ada jaraknya cukup jauh dari jalan raya.

"Saya yakin dengan dibangunnya masjid di lokasi itu akan ramai dikunjungi, tidak hanya diramaikan oleh warga rambai dan sekitarnya, tetapi juga akan disinggahi oleh orang yang mau menunaikan ibadah terutama setiap waktu shalat," katanya.

Seorang anggota keluarga Tarmizi Taher, Afneli Harun juga berharap, jika masjid selesai dibangun, warga bisa memanfaatkan tidak hanya untuk kegiatan ibadah tetapi juga untuk kegiatan keagaamaan lainnya seperti MDA dan Wirid remaja.

"Mudah-mudahan dengan adanya ini kedepannya bisa lahir generasi yang tangguh dan beriman," katanya.

Panitia pelaksanaan pembangunan, Rustam mengatakan pembangunan masjid biayanya diperkirakan sebesar Rp2 milliar. Namun terkumpul sumbangan total dana lebih kurang sebesar Rp190 juta.

Rustam berharap bantuan dari semua pihak yang ada di kampung dan di rantau untuk pembangunan masjid, baik dalam bentuk uang maupun bentuk bahan-bahan bangunan.

"Dana yang terkumpul ini masih sangat kurang. Walaupun demikian bersama pengurus, kami bertekad memulai pembangunan ini secara bertahap," katanya.

(KR-HMR/N001)

Editor: Tasrief Tarmizi

COPYRIGHT © ANTARA 2012

Komentar Pembaca
Baca Juga