Jumat, 24 Oktober 2014

Pasukan Yaman tewaskan 50 gerilyawan Al Qaida

| 2.718 Views
id gerilyawan al qaida tewas, pasukan yaman, gerilyawan
Sanaa, Yaman (ANTARA News) - Pasukan Yaman, Kamis, menewaskan sedikitnya 50 gerilyawan Al Qaida, dan memaksa gerilyawan mundur ke dua kota di provinsi selatan Abyan.

"Setidaknya 50 gerilyawan tewas dalam pertempuran Kamis di sekitar kota yang dikuasai Al Qaida, Jaar dan Zinjibar," kata seorang perwira militer, seturut Xinhua.

"Kami memperkirakan bahwa tentara, yang didukung suku setempat, sejauh ini menewaskan lebih dari 600 gerilyawan sejak pertempuran dimulai pada Sabtu," kata sumber itu.

"Lebih dari 100 tentara dan sekitar 60 anggota suku tewas selama enam hari pertempuran, puluhan lainnya luka-luka," katanya.

Komandan militer lainnya mengatakan, "Kami sekarang mematroli di seluruh kota Lauder dan Modia, serta daerah al-Harour dan al-Ayn untuk mengejar gerilyawan yang mundur ke benteng mereka di Jaar dan Zinjibar."

"Kami berada sekitar 10 kilometer jauhnya dari Jaar dan kurang dari lima kilometer dari Zinjibar, kini memperketat pengepungan sekitar kedua kota, memberikan penduduk lokal tempo 48 jam untuk meninggalkan kota," katanya tak bersedia disebut nama.

Di kota pelabuhan tetangga Aden, Menteri Pertahanan Yaman Mohammed Nasser Ahmed, yang memerintahkan "perang habis-habisan" di kantornya, menyoroti kemajuan perlawanan gerilyawan Al Qaida di Abyan.

Dengan dukungan angkatan udara Amerika Serikat, pemerintah Yaman telah meningkatkan serangan terhadap Al Qaida di provinsi-provinsi selatan.

Dua pemimpin Al Qaida tewas ditembak dalam serangan udara semalam di provinsi tenggara Hadramout, kata seorang pejabat keamanan, Kamis.

Hadi, yang mulai menjabat pada Februari, berjanji untuk memerangi kebangkitan kembali Al Qaida di Jazirah Arab, yang mengambil keuntungan dari kerusuhan Yaman tahun lalu untuk merebut beberapa kota di selatan.

Sebanyak 25.000 tentara dari provinsi-provinsi utara dan selatan terlibat dalam ofensif besar-besaran.

(H-RN)

Editor: Ade Marboen

COPYRIGHT © ANTARA 2012

Komentar Pembaca
Baca Juga