Mataram, NTB (ANTARA News) - Presiden Susilo Yudhoyono memimpin rapat evaluasi implementasi program Rencana Induk Percepatan dan Perluasan Pembangunan Ekonomi Indonesia atau MP3EI Koridor V dalam rapat terbatas di Mataram, NTB, Jumat.

"Tiga hal penting yang perlu kita bahas dalam pertemuan ini," kata Yudhoyono saat mengawali rapat terbatas yang berlangsung di pendopo gubernur NTB.

Ke tiga hal itu yakni kegiatan yang dilakukan tiga provinsi terkait program MP3EI Koridor V (mencakup NTB, Bali dan NTT), upaya pemerintah provinsi dan kabupaten/kota dalam penanggulangan kemiskinan, dan upaya pemberdayaan warga baru (eks Timor Timur) di wilayah NTT.

Rapat terbatas itu dihadiri Menteri Koordinator Perekonomian, Hatta Rajasa, dan sejumlah menteri Kabinet Indonesia Bersatu (KIB) II.

Hadir pula Gubernur NTB, M Zainul Majdi, dan para bupati/wali kota se-NTB, Gubernur Bali Made Mangku Pastika, dan Wakil Gubernur NTT, Esthon Foenay.

Mengawali rapat tersebut, Yudhoyono mengingatkan ketiga gubernur/wakil gubernur agar dalam presentasinya hanya menyampaikan hal-hal penting yang ada kaitannya dengan konektivitas pemerintah pusat dan provinsi lain.

"Maka utamanya proyek-proyek yang penting saja yang dilaporkan dalam paparan gubernur. Proyek yang tak butuh sinergi cukup dilaporkan singkat-singkat saja agar kita tahu," ujarnya. 

Rapat terbatas itu digelar setelah Presiden melaksanakan ibadah Salat Jumat di Masjid Raya At - Taqwa Mataram, ibukota Provinsi NTB.

Presiden Yudhoyono berkunjung ke NTB, sebelum ke negara Timor Timur guna menghadiri pelantikan Presiden Timor Leste terpilih Jose Maria de Vasconcelos, atau lebih dikenal sebagai Taur Matan Ruak.

Pelantikan Presiden negara Timor Timur  itu dijadwalkan 20 Mei 2012, namun Presiden Yudhoyono bertolak dari Jakarta pada Jumat pagi (18/5) menuju NTB dan baru akan bertolak ke negara itu pada Sabtu (19/5).

(A058/S004)