Klaten (ANTARA News) - Kiai Haji Moslim Rifa`i Imam Puro atau yang akrab dipanggil Mbah Lim (91) sesepuh Pondok Pesantren Al-Musttaqien Pancasila Sakti di Dukuh Sumberejo Wangi, Troso, Karanganom, Kabupaten Klaten, meninggal dunia, Kamis.

Mbah Lim yang dikenal seorang kiai unik tersebut wafat di Rumah Sakit Islam Klaten sekitar pukul 05.00 WIB.

Mbah Lim yang memimpin Ponpes Al-Musttaqiem Klaten sejak tahun 1959 hingga 1995 dan pada 1996 kemudian dilanjutkan oleh putranya KH Jalaluddin Moeslim hingga sekarang.

Mbah Lim yang menikah dengan Umi Asadah (alm) meninggalkan delapan putra/putri.

"Mbah Lim ini kiai yang unik, karena sering mengembara dari pondok ke pondok dan dari desa ke desa untuk berdakwah," kata salah satu anak menantu Mbah Lim, KH Jazuli Khasmani.

Ia menjelaskan, almarhum merupakan asli dari Kota Solo masih keturunan dari Keraton Surakarta, tetapi masa mudanya selalu mengembara dari pondok ke pondok yang akhirnya menetap di Karaganom Klaten hingga sekarang.

Jenazah rencananya akan dimakamkan di tempat pemakaman Hastono Giri Mulyo desa setempat, sekitar pukul 20.00 WIB.
(B018/M028)