Jumat, 31 Oktober 2014

Rudy: pemerintah harus bongkar Tim Thomas-Uber

| 2.988 Views
id piala thomas dan uber, thomas kalah, legenda bulutangkis, kinerja pelatih, bibit pemain mudapiala thomas, piala uber
Rudy: pemerintah harus bongkar Tim Thomas-Uber
Ganda putra Indonesia Mohammad Ahsan dan Alvent Yulianto menjadi salah satu penyumbang angka saat tim Thomas Indonesia dikalahkan Jepang 2-3 pada perempat final, Rabu (23/5). (FOTO ANTARA/Zarqoni)
Bongkar tim kalau berani. Sekarang berani gak PBSI membongkarnya?
Jakarta (ANTARA News) - Legenda bulu tangkis Indonesia Rudy Hartono meminta pemerintah agar berani membongkar tim Thomas dan Uber yang kemarin kalah melawan Jepang di babak perempat-final.

"Bongkar tim kalau berani. Sekarang berani gak PBSI membongkarnya?," kata Rudy yang mengaku prihatin dengan kekalahan tersebut, ketika dihubungi di Jakarta, Kamis.

Dia menilai ada yang salah dalam masa persiapan Piala Thomas dan Uber. "Mungkin latihannya tidak memenuhi target yang diharuskan. Tenaga-tenaga yang seharusnya tidak diterjunkan lagi masih diterjunkan," kata dia.

Selain itu dia menyarankan agar melihat kinerja pelatih dan menggantinya jika tidak berprestasi, kesatuan visi tim, dan mulai mencari bibit pemain muda di sekolah-sekolah.

Terkait pencarian bibit pemain muda, Rudy menilai tidak ada keseriusan pemerintah untuk menjalankan program ini dan kalah dibandingkan negara lain.

"Malaysia pembibitannya luar biasa di sekolah-sekolah," kata juara All England tujuh kali berturut-turut tersebut.

Rudy Hartono mengaku prihatin dengan kekalahan tersebut dan dia sangat tidak menduga bakal terjadi.

Sementara itu, mantan pebulu tangkis nasional Haryanto Arbi menilai tim Indonesia yang kalah oleh Jepang pada perempat final Piala Thomas kemarin, sudah merupakan komposisi terbaik.

"(Pemain) Sudah komposisi terbaik," kata Hariyanto, yang empat kali ikut memenangi Piala Thomas, yang dihubungi terpisah.

Tim Piala Thomas Indonesia yang antara lain diperkuat peringkat sembilan dunia Simon Santoso, juara Olimpiade Athena 2004 Taufik Hidayat dan juara Olimpiade Beijing 2008 Markis Kido-Hendra Setiawan, kalah oleh Jepang 2-3 pada babak delapan besar. Itu untuk pertama kalinya tim Indonesia tersingkir pada perempat final.

Tim Piala Uber Indonesia yang juga bertanding di Wuhan, China, 20 - 27 Mei, juga kalah 2-3 di perempat final oleh Jepang.

(ans-nta)

Editor: Fitri Supratiwi

COPYRIGHT © ANTARA 2012

Komentar Pembaca
Baca Juga