Sabtu, 25 Oktober 2014

Longsor di Balikpapan tewaskan 4 orang

| 6.006 Views
id tanah longsor, longsor balikpapan, korban tewas
Longsor di Balikpapan tewaskan 4 orang
Ilustrasi Tanah Longsor (panoramio.com)
Balikpapan (ANTARA News) - Empat orang tewas dalam musibah tanah longsor yang terjadi di Balikpapan, Kalimantan Timur, pada Kamis pukul 10.30 WITA.

Longsor yang datang setelah hujan deras mengguyur sejak pagi pukul 03.00 WIB itu, menewaskan Ny Anjar (30), dua anaknya, Zaki (6) dan Bela (4),  serta keponakannya Fikrian (8).

Jenazah Ny Anjar, Zaki, dan Bela ditemukan bersamaan di antara timbunan lumpur, pasir, dan pohon-pohon tumbang yang menimpa rumahnya di RT 22 Kelurahan Mekarsari, Balikpapan

Jenazah Fikri ditemukan terpisah dari jasad Ny Anjar dan dua anaknya itu. Jasad Fikri ditemukan sekira pukul 12.00 Wita.

Ny Anjar dan anak-anaknya ditemukan pukul 13.00 WITA dalam posisi saling berpelukan. Jenazah langsung dibawa ke RSUD Kanujoso Djatiwibowo, Jalan MT Haryono Balikpapan.

Menurut Kepala Bagian Hubungan Masyarakat Pemkot Balikpapan, Sudirman, selain menimbulkan korban tewas, tiga orang juga dilaporkan terluka dalam musibah itu.

Tiga orang yang terluka ialah pasangan suami istri dan seorang anak mereka yang masih berusia satu tahun enam bulan. 

Menurut Sukma Palopo (45), saksi yang juga tetangga sebelah rumah korban, tanah longsor yang menimpa rumah korban terjadi tiga kali.

Pada longsor pertama, adik kandung Ny Anjar bersama isterinya teriak-teriak "longsor-longsor". "Saya sempat bantu keluarkan Bu Anjar yang kebetulan tiga orang ini ada di sekitar teras rumah," jelas Palopo di lokasi kejadian.

"Saat itu saya melarang Bu Anjar untuk masuk lagi ke dalam rumah karena kemungkinan terjadi longsoran lagi. Tapi ia mau masuk untuk selamatkan anak-anaknya walau kondisi rumah sudah sebagian tertimbun."

Selang sekitar satu menit saja datang hantaman longsor kedua dan ketiga. "Setelah itu rumah langsung rata ditutupi tanah dan lumpur," terang Palopo yang diiyakan tetangga-tetangga lainnya. Beberapa wanita terlihat menangis berduka.

Kejadian longsor diperkirakan terjadi pada pukul 10.30 Wita saat hujan mulai reda.

(KR-NVA)

Editor: Suryanto

COPYRIGHT © ANTARA 2012

Komentar Pembaca
Baca Juga