Selasa, 30 September 2014

Ribuan warga antar Susana Rompas ke pemakaman

Sabtu, 26 Mei 2012 19:27 WIB | 3.944 Views
Ribuan warga antar Susana Rompas ke pemakaman
Dokumen foto Susana Famela Rompas saat menjadi salah seorang peserta Putri Indonesia.
"Banggai berduka karena kehilangan putri terbaik."
Palu (ANTARA News) - Ribuan warga melepas jenazah Susana Famela Rompas, salah seorang korban kecelakaan Sukhoi Superjet 100, ke tempat peristirahatannya yang terakhir di pemakaman Kelurahan Bunta I, Kecamatan Bunta, Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah, Sabtu.

Air mata dan teriakan histeris keluarga terdengar saat peti jenazah korban yang tewas pada Rabu, 9 Mei 2012, tersebut hendak diusung ke mobil jenazah untuk dibawa ke tempat pemakaman Tionghoa, Kelurahan Bunta I, sekitar 150 km barat Kota Luwuk, Ibu Kota Kabupaten Banggai.

Upacara pemakaman yang dimulai pukul 13.00 WITA itu diawali dengan ibadah pelepasan jenazah yang dipimpin Pdt. Denly Rondonuwu, STh.MA dari Gereja Pantekosta di Indonesia (GPdI) Luwuk yang dihadiri hampir 2.000 orang dari berbagai tempat di Banggai bahkan dari Kabupaten Poso dan Tojo Una-una.

Bupati Banggai yang diwakili Asisten Bidang Administrasi Umum, Bambang Eka Sutadi, menyampaikan ucapan belasungkawa dari pemerintah daerah dan masyarakat Kabupaten Banggai kepada keluarga almarhumah.

Menurut Bupati, almarhumah Susana Famela Rompas patut diteladani oleh generasi muda di Banggai, dimana Susana yang memiliki bakat seni memberikan sumbangsih yang besar bagi pembangunan daerah, terutama setelah menjadi Putri Pariwisata Banggai pada 2003.

"Masyarakat dan daerah Banggai berduka karena kehilangan putri terbaik daerah yang telah mengabdikan dirinya untuk kemajuan daerah," ujarnya.

Kepala Dinas Pariwisata Banggai Hamzah Uki menyerahkan karangan bunga atas nama pemerintah kabupaten kepada keluarga almarhumah.

Peti jenazah kemudian dinaikkan ke mobil jenazah dan meluncur perlahan menuju ke tempat pemakaman diiringi ribuan warga yang berjalan kaki di bawah cuaca yang cerah.
(L.R007*S027/A011)

Editor: Priyambodo RH

COPYRIGHT © 2012

Komentar Pembaca
Baca Juga