Sabtu, 25 Oktober 2014

PVMBG: status Gunung Sirung menjadi waspada

| 2.591 Views
id gunung sirung ntt, gunung sirung meletus, gunung sirung
Aktivitas kegempaan vulkanik Gunung Sirung terus menurun, status Sirung diturunkan dari Siaga menjadi waspada sejak Jumat (25/5), namun warga di sekitarnya tetap harus waspada
Bandung (ANTARA News) - Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) menurunkan status Gunung Sirung di Kecamatan Pantar Tengah Kabupaten Alor NTT dari siaga (level III) menjadi waspada (level II).

"Aktivitas kegempaan vulkanik Gunung Sirung terus menurun, status Sirung diturunkan dari Siaga menjadi waspada sejak Jumat (25/5), namun warga di sekitarnya tetap harus waspada," kata Kepala Bidang Pengamatan Gunung Api PVMBG Badan Geologi, Hendrasto di Bandung, Minggu.

Menurut Hendrasto, pascaletusan 12 Mei 2012, jumlah harian Gempa Hembusan hanya terlihat meningkat dari tanggal 12-17 Mei 2012 dan setelah itu cenderung menurun secara drastis.

Jumlah gempa vulkanik (VA dan VB) juga mengalami penurunan. Tremor yang terekam/muncul akhir-akhir ini mengindikasikan bahwa aktivitas vulkanik G. Sirung masih di atas normal.

"Gunung Sirung berstatus level III sejak 13 Mei 2012, namun belakangan aktivitasnya terus menurun," katanya.

Masyarakat yang berada di sekitar Gunung Sirung, termasuk pengunjung dan wisatawan untuk tidak melakukan aktivitas apapun di Gunung Sirung dalam radius 1,5 kilometer dari kawah utama.

"Warga bisa tetap beraktifitas seperti biasa dan tetap meningkatkan kewaspadaan jika sewaktu-waktu terjadi erupsi," katanya.

Gunung Sirung berada di Kabupaten Alor, dan merupakan gunung api yang memiliki ketinggian 862 mdpl. Dalam sejarah letusannya, Gubung Sirung tercatat pernah meletus sebanyak 10 kali dengan selang waktu istirahat 6 sampai 47 tahun, yaitu terjadi pada tahun 1852, 1899, 1927, 1934, 1947, 1953, 1960, 1975, 1998, dan 2004.

Letusan terakhir terjadi pada tanggal 8 dan 12 Mei 2012 yang lalu. Letusannya bersifat freatik yang melontarkan abu vulkanik, lumpur dan bom-bom vulkanik. Dari semua kegiatan letusan tidak pernah tercatat adanya korban jiwa.

Dengan menurunnya aktivitas Gunung Sirung, saat ini tinggal ada dua gunung yang berstatus siaga (level III) yajni Gunung Karangetang dan Gunung Lokon.

Sedangkan gunung yang berstatus waspada (level II) selain Gunung Sirung juga Ijen, Papandayan, Semeru, Galunggung, Krakatau, Ile Lewotolo, Gamalama,Rokatensa, Soputan, Ibu, Marapi, Gamkonora, Sinabung, Talang, Kerinci, Sangeangapi dan Gunung Dukono.
(S033/Y003)

Editor: Ruslan Burhani

COPYRIGHT © ANTARA 2012

Komentar Pembaca