Masih tersisa 497 kursi beasiswa di Unand

Senin, 28 Mei 2012 21:32 WIB | 4037 Views

Masih tersisa 497 kursi beasiswa di Unand

Ribuan peserta Try Out Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) memadati Balai Manunggal, Makassar, Sulsel, Kamis (3/5). Menghadapi SNMPTN bulan Juni 2012 mendatang, sejumlah persiapan di gelar diantaranya dengan cara mengadakan Try Out. (FOTO ANTARA/Dewi Fajriani)

Peluang ini harus dimanfaatkan oleh mahasiswa kurang mampu."
Berita Terkait
Padang  (ANTARA News) - Pendaftaran mahasiswa melalui program beasiswa pendidikan calon mahasiswa berprestasi (bidik misi) di Universitas Andalas (Unand) Padang baru terisi 253 kursi dari kuota sebanyak 750 kursi.

Rektor Unand, Dr. Werry Darta Taifur SE, MA di Padang, Senin, mengatakan, dengan bidik misi ini tidak ada masyarakat ekonomi lemah yang tidak dapat melanjutkan pendidikan hingga ke perguruan tinggi.

Ia menambahkan, dari 750 kuota baru 253 yang terisi, jadi masih ada sekitar 497 kursi lowong. "Peluang ini harus dimanfaatkan oleh mahasiswa kurang mampu. Pendaftaran sudah dilakukan oleh masing-masing sekolah untuk membantu siswanya yang berprestasi tetapi tidak mampu," katanya.

Selain itu, siswa yang didaftarkan melalui program bidik misi tidak membayar uang pendaftaran SNMPTN, baik jalur undangan maupun ujian tulis.

Menurut Werry, beasiswa bidik misi adalah sebuah program universitas di seluruh Indonesia, dimana dananya dialokasikan untuk mahasiswa yang tidak mampu untuk membayar uang kuliah dan segala keperluan kuliah yang berlangsung selama empat tahun sebagai batas mahasiswa tersebut lulus dalam pendidikan sarjananya di universitas tersebut.

Sedangkan Universitas Negeri Padang (UNP) mendapat kuota 500 kursi melalui jalur program bidik misi. "Dari kuota tersebut UNP telah menerima 451 mahasiswa," kata Humas UNP, Amri.

Sementara penerimaan SNMPTN melalui jalur undangan atau Penelusuran Minat dan Kemampuan (PMDK) oleh Unand adalah 648 mahasiswa dan Universitas Negeri Padang (UNP) menerima sebanyak 576 mahasiswa.

(KR-IWY/R014)

Editor: Tasrief Tarmizi

COPYRIGHT © 2012

Ikuti berita terkini di handphone anda di m.antaranews.com

Komentar Pembaca
Kirim Komentar

Komisi IV bahas perkebunan

Komisi IV bahas perkebunanKomisi IV DPR RI akan memberikan kewenangan kepada Direktorat Jenderal Perkebunan untuk mengelola industri perkebunan ...

Pekerja `outsourcing` berkemah di depan kantor PLN Sumbawa

Pekerja `outsourcing` berkemah di depan kantor PLN SumbawaSejumlah pekerja outsourcing yang tergabung dalam Serikat Pekerja Progresif menggelar aksi unjuk rasa dan mendirikan ...

Sultan: kompetensi penting untuk tingkatkan pelayanan publik

Sultan: kompetensi penting untuk tingkatkan pelayanan publikKompetensi penting untuk mewujudkan dan mencapai profesionalisme dan produktivitas kinerja yang mampu meningkatkan ...