Jakarta (ANTARA News) - Petinju Indonesia, Carlos Lopez, siap meredam kecepatan petinju Filipina, Cirilo Espino, dalam perebutan gelar WBO Asia-Pasifik kelas bulu junior di Studio Ouditorium TVRI Senayan, Jakarta, Minggu (3/6) mulai pukul 18.00 WIB.

"Saya akan berupaya merebut hasil terbaik. Saya hampir dua bulan latihan mempersiapkan diri tampil di laga ini," kata Carlos Lopez usai acara timbang badan di Jakarta, Sabtu.

Ia menegaskan dirinya akan tampil mengandalkan otak untuk menghadapi petinju Filpina kelahiran 18 September 1982 itu yang merupakan peringkat 1 WBO Asia Pasifik.

"Saya juga sudah mempelajari gaya bertinju Espino. Saya akan mengandalkan otak disamping otot tentunya," kata Carlos Lopez yang akan bertarung dalam 12 ronde ini.

Pria berusia 25 tahun ini bertekad merebut gelar juara di jenjang Asia-Pasifik yang lowong itu. Jika mampu mengatasi Espino, maka Carlos otomatis akan masuk peringkat dunia WBO.

"Espino memang bukan petinju yang mudah untuk dikalahkan. Namun, saya optimistis untuk merebut gelar juara," kata Lopez kelahiran Amaraso, 4 November 1986 ini.

Sementara petinju Filipina, Cirilo juga tak mau sesumbar untuk menjatuhkan lawan di pertarungan ini. "Saya belum tahu banyak gaya permainan Lopez. Saya akan tampil maksimal," katanya ketika disinggung apakah akan meng-KO lawan.

Hasil timbang badan, Carlos Lopez memiliki berat badan 54,5 Kg sedangkan Cirilo Espino 55,25 Kg.

Carlos Lopez yang berasal dari sasana Maluku Barat Daya (MBD) Jaya BC Jakarta ini memiliki rekor bertanding 25 kali dan merupakan peringkat kedua WBO Asia-Pasifik. Adapun Espino (29), peringkat pertama WBO Asia Pasifik, memiliki rekor 16 kali bertanding dengan 10 kali menang KO.

Promotor pertandingan, Nicolas Johan Kilikily, dari Maluku Barat Daya Promotion, mengatakan bahwa Carlos Lopez yang juga menyandang gelar juara versi Asosiasi Tinju Indonesia (ATI) dan Komisi Tinju Indonesia (KTI) diharapkan mampu merebut gelar juara kelas 55,3 kg ini. Selain sabuk WBO Asia Pasific, kedua petinju akan mendapat sabuk emas Prabowo Subianto.

Dalam pertandingan tersebut, promotor juga menggelar empat partai tambahan diantaranya petinju Andy Letding (Alor BC Tangerang) bertarung dalam kelas bulu 57,1 Kg melawan Jason J Butar Butar (Brigif I TNI AD BC Jakarta) yang memperebutkan sabuk emas Bupati Maluku Barat Daya Barnabas N Orno.

(ANT)