Sabtu, 23 Agustus 2014

Server Fujitsu Primergy paling "green" di dunia

Sabtu, 2 Juni 2012 22:40 WIB | 5.615 Views
Jakarta (ANTARA News) - Pemimpin penyedia solusi bisnis, teknologi informasi dan komunikasi Fujitsu mengumumkan generasi terbaru server soket tunggal dan soket ganda Fujitsu Primergy menduduki posisi teratas sebagai server yang paling hemat energi.

Menurut pengujian Standard Performance Evaluation Corporation (SPEC) terbaru mengklaim Fujitsu Primergy TX120 S3p dengan soket tunggal mencatatkan 6.109 ssj_ops/watt dan menggunakan tolok ukur SPECpower_ssj2008.

Country Head, Infrastructure Services & Solutions, Fujitsu Indonesia Raymon Firdauzi mengatakan server itu mengkombinasikan kinerja tinggi dan efisiensi energi dalam tower dan desktop yang ultra-kompak sehingga cocok untuk server file, print, web atau terminal.

"Server itu mampu memberikan performa 30 persen lebih tinggi perwattnya dan memiliki kapasitas bandwidth dua kali lipat dengan dukungan PCIe Gen3. Untuk kinerja, Server ini menggunakan prosesor Intel’s Xeon® E3-1200v dan RAM berkecepatan tinggi hingga 1.600 MHz," katanya dalam siaran pers yang diterima ANTARA News pada Jumat (1/6).

Tak hanya itu, server soket ganda Fujitsu Primergy BX920 S3 dan server rak Fujitsu Primergy RX100 S7p juga menyabet predikat paling efisien dengan predikat terbaik di kelasnya. Server Fujitsu PRimergy RX100 S7p memberikan tingkat efisiensi energi tertinggi di kelasnya dan dilengkapi prosesor Intel® Xeon® dari lini produk E3-1200v2 terbaru.

Fujitsu Primergy BX920 S3 adalah server blade soket ganda yang menawarkan keseimbangan ideal antara kinerja dan efisiensi biaya dengan prosesor Intel® Xeon® E5-2400 terbaru. Selain dilengkapi dua keping prosesor tersebut, server itu memiliki dua disk drive hot-plug, kapasitas memori DDR hingga 384 GB dan 10 Gigabit Converged Network Adapter.

"Fujitsu selalu melakukan terobosan dalam membuat peranti yang berkinerja tinggi dan hemat daya listrik sehingga akan mempengaruhi pengeluaran suatu perusahaan," katanya.
(adm)



Editor: Aditia Maruli

COPYRIGHT © 2012

Komentar Pembaca
Baca Juga