Kamis, 2 Oktober 2014

Pemerintah akan buat 1.000 SNI untuk lindungi pasar

Selasa, 5 Juni 2012 15:21 WIB | 2.408 Views
Pemerintah akan buat 1.000 SNI untuk lindungi pasar
Menteri Perindustrian MS Hidayat (ANTARA)
Kudus (ANTARA News) - Pemerintah akan membuat 1.000 standar nasional Indonesia (SNI) untuk melindungi produk dan pasar domestik dari barang impor, di tengah pasar ekspor yang melemah sebagai dampak krisis utang Eropa.

"Kami akan keluarkan 1.000 SNI untuk melindungi produk dan konsumen di dalam negeri," kata Menperin MS Hidayat di sela-sela kunjungan kerja ke Kudus, Jawa Tengah, Selasa.

Dengan wajib SNI tersebut, lanjut dia, pemerintah akan menyita produk impor yang tidak sesuai standar.

Ia menjelaskan pemerintah melalui Kementerian Perindustrian akan terus menambah penerapan SNI wajib, terutama untuk produk elektronik yang sudah dapat diproduksi di dalam negeri dan sudah bisa bersaing.

Saat ini, Kementerian Perindustrian telah menerapkan SNI wajib untuk pompa air, setrika listrik, dan televisi tabung (CRT).

Selain itu, Kemenperin juga tengah menyusun SNI wajib untuk 37 produk elektronik konsumsi, disamping penguatan balai besar bahan dan barang teknik (BP4T) serta balai riset dan standarisasi (Baristan) Surabaya untuk uji laboratorium barang elektronik.

"Kalau pasar dalam negeri kita kuasai, kita tidak perlu tergantung pada ekspor yang kini sedang bermasalah akibat krisis Eropa dan Amerika Serikat," kata Hidayat.

(R016)


Editor: Heppy Ratna

COPYRIGHT © 2012

Komentar Pembaca
Baca Juga