Minggu, 21 Desember 2014

Setneg lanjutkan optimalisasi anggaran pembangunan

| 2.924 Views
id optimalisasi anggaran, anggaran pembanguan, apbn-p seteneg, mensesneg, sudi silalahi
Setneg lanjutkan optimalisasi anggaran pembangunan
Sudi Silalahi (FOTO. ANTARA)
Jakarta (ANTARA News) - Kementerian Sekretariat Negara selalu berusaha untuk mengedepankan optimalisasi anggaran pembangunan dengan meningkatkan efisiensi penggunaan anggaran dan melanjutkan kebijakan penghematan di seluruh kegiatan.

Hal ini disampaikan Menteri Sekretaris Negara, Sudi Silalahi pada rapat kerja dengan Komisi II DPR, Senin (4/6) di gedung DPR, Senayan, Jakarta.

Dalam siaran pers Setneg yang diterima di Jakarta, Selasa, Sudi Silalahi menyebutkan bahwa APBN-P Kementerian Sekretariat Negara mengalami penurunan yang sangat signifikan yaitu Rp628,856 miliar setelah ditetapkan oleh Menteri Keuangan menjadi sebesar Rp1,977 triliun. Pemotongan anggaran belanja tersebut lebih besar dari pemotongan yang telah ditetapkan Menteri Keuangan.

Perubahan anggaran ini terjadi akibat pemotongan anggaran belanja Kementerian Sekretariat Negara sebesar Rp88,027 miliar lebih besar dari pemotongan yang telah ditetapkan Menteri Keuangan, serta penambahan anggaran yang merupakan realokasi belanja untuk keperluan biaya administrasi pengadaan pesawat kepresidenan tahun 2012.

Selain penambahan tersebut, Bagian Anggaran Kementerian Sekretariat Negara juga telah memperoleh realokasi belanja dari Bagian Anggaran untuk Satker UP4B tahun 2012 sebesar Rp90,708 miliar.

Dengan memperhitungkan beragam penyesuaian alokasi anggaran tahun 2012, yang meliputi APBN-P, maka alokasi anggaran Kementerian Sekretariat Negara tahun 2012 mengalami penurunan 21,02 persen dari alokasi anggaran tahun 2012.

Dalam kesempatan tersebut, Mensesneg Sudi Silalahi juga menjelaskan kepada Komisi II DPR mengenai langkah nyata Kementerian Sekretariat Negara dalam mendukung kebijakan penghematan energi dan mengurangi ketergantungan pada BBM.

Salah satunya menurut Sudi, saat ini kendaraan dinas operasional Sekretariat Negara akan dikonversi menggunakan bahan bakar gas. Sebelumnya kendaraan dinas pejabat eselon I dan II telah menggunakan bahan bakar pertamax sejak 2010.

Rapat kerja dengan Komisi II DPR itu, selain Menteri Sekretariat Negara, tampak dihadiri pula oleh Sekretaris Kabinet Dipo Alam, beserta jajaran pejabat eselon I dan II dari lingkungan Kementerian Sekretariat Negara dan Sekretariat Kabinet.
(A011/A016)

Editor: Ruslan Burhani

COPYRIGHT © ANTARA 2012

Komentar Pembaca
Baca Juga