Kamis, 31 Juli 2014

Kemenpora optimistis PON XVIII tepat waktu

Selasa, 5 Juni 2012 21:16 WIB | 2.505 Views
Kemenpora optimistis PON XVIII tepat waktu
Menpora Andi Mallarangeng (FOTO ANTARA/Puspa Perwitasari)
Jakarta (ANTARA News) - Kementerian Pemuda dan Olahraga optimistis PON XVIII di Riau, 9--20 September mendatang, tepat waktu meski pembangunan beberapa venues di bawah 60 persen.

"Saya optimistis PON bisa berjalan tepat waktu dan seluruh persiapan itu bisa selesai sebelum tanggal pembukaan," kata Menpora Andi Alifian Mallarangeng usai menerima pengurus KONI Pusat di kantor Kemenpora Jakarta, Selasa.

Ketua Umum KONI Pusat Tono Suratman beserta jajarannya menghadap Menpora untuk melaporkan progres terakhir persiapan venues Pekan Olahraga Nasional (PON) berdasarkan hasil kunjungan mereka ke Pekanbaru, Riau, 28--29 Mei lalu.

Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) mendapat laporan bahwa persiapan terus berjalan. Sebagian venues (tempat pertandingan) sudah selesai dan ada yang yang masih dalam tahap pengerjaan.

Akan tetapi, dari 52 venues yang ada di sana, terdapat tujuh yang progresnya masih di bawah 60 persen. Ketujuh venues ini, antara lain biliar, boling, sofbol/bisbol, wushu, sepak takraw, gulat, dan futsal.

Andi mengatakan, berdasarkan laporan yang diberikan KONI, sejumlah venues tersebut bisa selesai tepat waktu. "Dengan catatan, terutama ketujuh venues tersebut progresnya harus berjalan dengan baik sehingga betul-betul bisa selesai tepat waktu. Tentu saja kami juga perlu dengan lebih jelas lagi dari Pak Gubernur (Rusli Zainal) mengenai progres masing-masing venues tersebut," kata Andi.

Disebutkan di dalam laporan tersebut, walaupun dalam situasi terburuk, sejumlah venues yang masih di bawah 60 persen bisa dicarikan alternatifnya. Pihaknya bersama KONI Pusat akan meninjau secara berkala agar progres pembangunan bisa berjalan sesuai dengan waktunya.

"Jelas kami menargetkan sebelum pembukaan PON dimulai. Ada beberapa alternatif untuk ketujuh venues yang masih kurang dari 60 persen. Untuk boling, misalnya, jika tidak bisa selesai tepat waktu, akan pakai tempat lama yang sampai sekarang masih berfungsi dengan baik," katanya.

Sementara itu, untuk venues sofbol/bisbol, Andi mengatakan bahwa venues cabang olahraga tersebut bisa selesai tepat waktu karena sifatnya outdoor, sedangkan untuk biliar menilai alternatif venues ini mudah untuk dicari.

"Ini yang dilaporkan kepada saya dan kami berharap untuk yang terbaik. Namanya perencanaan, kami inginkan yang terbaik, tetapi juga harus berjaga-jaga dengan kemungkinan yang buruk. Akan tetapi, semua sudah ada jalan keluarnya sehingga tidak perlu ada penundaan dan sebagainya," katanya.

(ANT-329/D007)

Editor: Tasrief Tarmizi

COPYRIGHT © 2012

Komentar Pembaca
Baca Juga