Selasa, 2 September 2014

Prajurit Kodam XVII/Cendrawasih dikeroyok dan dibunuh

Rabu, 6 Juni 2012 14:08 WIB | 3.620 Views
Prajurit Kodam XVII/Cendrawasih dikeroyok dan dibunuh
Profil personel-personel TNI-AD. (FOTO ANTARA/Yusran Uccang)
Jayapura (ANTARA News) - Panglima Kodam XVII/Cenderawasih, Mayjen TNI Erwin Safitri, mengungkap, salah anggotanya dari Batalion Infantri 756/Wamena dikeroyok massa hingga tewas, Rabu siang ini. Dia adalah Prajurit Satu Sahlan.

Penggeroyokan itu berawal saat korban yang dibonceng Serda Parloi Pardede menuju kampung Honai Lama. Mereka berdua anggota Kodam XVII/Cenderawasih.

Saat di jalan itulah mereka nyaris menabrak seorang anak kecil namun berhasil menghindari. Mereka terjatuh setelah menghindar tabrakan dengan anak itu. 

Saat terjatuh itulah massa berdatangan, marah, dan langsung mengeroyok keduanya.

Menurut Safitri, "Akibat pengeroyokan itulah Sahlan ditusuk salah satu massa pengeroyok di bagian dada, tembus ke jantung sehingga langsung meninggal di tempat."

Sedangkan Pardede masih kritis akibat luka pukulan di sekujur tubuhnya dan saat ini tengah dirawat secara intensif din RSUD Wamena.

(E006/6/2012)

Editor: Ade Marboen

COPYRIGHT © 2012

Komentar Pembaca
Baca Juga