Senin, 20 Oktober 2014

Murray kandas di Paris

| 3.315 Views
id andy murray, grand slam, prancis, david ferrer
Murray kandas di Paris
Ilustrasi Turnamen Tenis Prancis Terbuka (deadspin.com/Grafis)
Saya kalah atas pemain yang terbaik di lapangan tanah liat.
Paris (ANTARA News) - Harapan Andy Murray untuk mengakhiri penantian 76 tahun Inggris untuk meraih gelar juara Grand Slam putera, kembali kandas Rabu, ketika ia kalah 6-4, 6-7 (3/7), 6-3, 6-2 saat melawan pemain Spanyol David Ferrer, pada laga perempat final di Roland Garros.

Unggulan keenam Ferrer maju untuk pertama kali ke putaran semi finak Roland Garros dan akan bertemu dengan rekan senegaranya yang juara enam kali, Rafael Nadal, Jumat, untuk merebutkan tempat ke laga final Minggu.

"Amat sulit melawan Rafa, ia pemain terbaik dalam sejarah pertandingan lapangan tanah liat. Tapi saya berharap dapat melakukan laga yang lebih baik lagi," kata Ferrer seperti dikutip AFP.

"Pertandingan malam ini amat keras, baik secara fisik maupun mental dan rasanya amat sulit. Saya gembira bisa maju ke final di Roland Garros untuk pertama kalinya," katanya.

Murray, yang berusaha maju ke semi final Prancis Terbuka untuk kedua kalinya, dapat melakukan tekanan terhadap lawannya, selalu menggunakan pukulan reli keras, tetapi tetap saja membuat 59 kesalahan.

"Ia memiliki peluang dan berhasil memanfaatkannya. Ia bermain amat solid dan konsisten. Bila kita tidak berhasil memanfaatkan peluang kita, maka ia akan mendahuluinya dan pertandingan menjadi amat panjang," kata Murray, yang sudah maju ke semi final dalam liga turnamen Grand Slam.

"Tapi itu merupakan turnamen bagus bagi saya. Saya merasa lebih baik tahun ini dibanding tahun lalu. Saya kalah atas pemain yang terbaik di lapangan tanah liat. Pertandingan amat keras dan banyak hal lain yang harus saya lakukan pada turnamen berikutnya," katanya.
(A008)

Editor: Ella Syafputri

COPYRIGHT © ANTARA 2012

Komentar Pembaca
Baca Juga