Jumat, 22 Agustus 2014

Pesawat ulang alik Enterprise "dirumahkan" di museum

Kamis, 7 Juni 2012 15:28 WIB | 4.658 Views
Pesawat ulang alik Enterprise
Pesawat Ruang Angkasa Enterprise diangkat ke dermaga Intrepid Sea, Air and Space Museum di bekas kapal induk USS Intrepid, New York, Rabu (6/6). (Reuters/Mike Segar)
Jakarta (ANTARA News) - Pesawat ulang alik Enterprise berhasil diangkat dengan derek dan ditempatkan di rumah barunya, sebuah museum terapung di Sungai Hudson, New York, Amerika Serikat (AS).

Rabu pagi, saat pesawat ulang alik itu diikat dengan tongkang untuk dibawa ke Sungai Hudson melintasi Patung Liberty, orang-orang dari beragam usia berkerumun untuk melihat pesawat itu dari dekat.

Sorak sorai dan gema tepuk tangan menggema dari kerumunan ketika warga New York dan para turis melihat pesawat luar angkasa yang sudah pensiun itu sampai di bagian atas dek penerbangan pesawat induk Perang Dunia II yang kini dinamai the Intrepid Sea, Air & Space Museum.

"Kau lihat pesawat ulang aliknya kan?" kata seorang polisi berlari ke arah koleganya seperti anak kecil yang sedang bersemangat.

"Ini menginspirasi orang untuk melihat apa yang dihasilkan kecerdikan manusia," kata turis asal Inggris, Kirsty Rushen (35), seperti dikutip Kantor Berita Reuters.

Setelah pensiun, Enterprise melakukan perjalanan perpisahan dengan melintasi langit New York dalam gendongan pesawat Boeing 747 Jumbo pada April.

Meski tak pernah terbang ke luar angkasa, pesawat Badan Antariksa AS (NASA) itu memegang peranan penting dalam sejarah Amerika.

Enterprise merupakan pesawat ulang alik pertama NASA. Tahun 1977 pesawat itu diujicoba di California untuk dioperasikan dalam penerbangan pesawat ulang alik pertama tahun 1981.

Enterprise sebenarnya akan dinamai Constitution untuk memperingati dua abad konstitusi AS tapi kampanye tertulis penggemar "Star Trek" berhasil meyakinkan Gedung Putih untuk menamainya Enterprise, seperti nama pesawat antariksa fiksi yang diterbangkan Kapten Kirk dan Mr Spock dalam serial televisi populer itu.
(*)

Editor: Maryati

COPYRIGHT © 2012

Komentar Pembaca