Beijing (ANTARA News/Reuters) - Para pemimpin blok yang mengelompokkan China, Rusia dan negara-negara Asia Tengah pada Kamis menyerukan dialog untuk mengatasi kekerasan di Suriah.

"Negara-negara anggota kelompok Shanghai menentang campur tangan militer dalam urusan kawasan ini, pemaksakan penyerahan kekuasaan, dan sanksi sepihak," demikian pernyataan bersama para pemimpin Organisasi Kerja Sama Shanghai.

Serangkaian komentar itu memperlihatkan bahwa kemungkinan akan ada sedikit perubahan dalam serangkaian diskusi di Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) di Suriah, bahkan setelah pasukan dan milisi yang setia kepada Presiden Bashar al-Assad dituduh oleh lawan-lawannya sebagai pelaku pembantaian terbaru di sejumlah desa.
(Uu.H-AK)