Rabu, 1 Oktober 2014

Penyebab kematian empat gajah Aceh dalam penyelidikan

Jumat, 8 Juni 2012 19:44 WIB | 4.918 Views
Masyarakat, khususnya warga setempat tidak akan membunuh gajah."
Banda Aceh (ANTARA News) - Balai Konservasi Sumber Daya Alam masih menyelidiki kematian empat gajah di Kabupaten Aceh Jaya dan Aceh Timur.

"Tim sedang bekerja untuk menyelidiki kematian empat gajah, masing-masing dua jantan dan betina pada Mei dan Juni 2012 di dua lokasi terpisah di Aceh," kata Kepala BKSDA Abubakar Cekmad di Banda Aceh, Jumat.

Hal tersebut disampaikan menanggapi kematian empat ekor gajah yang diduga diracun di kawasan pedalaman di dua kabupaten di provinsi ujung paling barat Indonesia itu.

Ia menyebutkan tim terpadu yang melibatkan instansi terkait telah mengambil sampel dari empat ekor gajah sumatera yang mati di dua wilayah itu.

"Bahan-bahan atau sampel dari empat ekor gajah yang mati itu saat ini masih di tangan tim forensik Polda Sumatera Utara. Mudah-mudahan tidak lama lagi akan ada hasilnya terutama tentang jenis racun yang mengakibatkan kematian gajah itu," katanya menambahkan.

Dugaan memang kematian gajah itu setelah diracun, namun jenis racunnya yang belum diketahui.

Dia mengemukkan kecil kemungkinan kematian gajah itu karena aksi pembunuhan oleh masyarakat setempat. "Masyarakat, khususnya warga setempat tidak akan membunuh gajah. Bahkan, orang Aceh menyebut gajah itu sebagai `Poe Meurah` yang harus dilindungi," katanya menjelaskan.

Abubakar menyebut populasi gajah Sumatera  berkisar 506 ekor yang tersebar di kawasan hutan provinsi tersebut.
(A042)

COPYRIGHT © 2012

Komentar Pembaca
Baca Juga