Sabtu, 23 Agustus 2014

Lima persen pulau Kepri diperkirakan hilang pada 2022

Sabtu, 9 Juni 2012 14:36 WIB | 7.497 Views
Lima persen pulau Kepri diperkirakan hilang pada 2022
Pulau Midai, Kabupaten Natuna, Provinsi Kepulauan Riau. (istimewa)
Batam (ANTARA News) - Lima persen dari 2.408 pulau di Provinsi Kepulauan Riau diperkirakan hilang pada 2022 sebagai dampak perubahan iklim, demikian menurut pakar ilmu kelautan Eddywan, Sabtu.

"Estimasi para ahli, dalam 10 tahun ke depan lima persen dari 2.408 pulau di Kepri akan hilang," kata peraih gelar Doktor Ilmu Kelautan dari Boston University Amerika Serikat itu.

Ia mengatakan perubahan iklim yang dipicu pemanasan global menyebabkan es di kutub mencair, sehingga volume air laut bertambah dan menenggelamkan sebagian pulau di Kepri.

Ia mengatakan untuk mencegah hilangnya pulau, pemerintah dan masyarakat harus bekerja sama untuk meredam arus laut, diantaranya dengan melakukan penghijauan di pantai.

Masyarakat juga harus ikut menjaga sumber daya alam dengan tidak melakukan eksploitasi berlebihan yang mengakibatkan ekosistem rusak.

Ia juga mengingatkan reklamasi yang dilakukan tanpa mempertimbangan aspek lingkungan akan memicu abrasi. Reklamasi pantai dapat menghilangkan ekosistem hewan karang yang berfungsi mendukung batu karang agar tetap kokoh.

Jika hewan karang mati, karang yang membentuk pulau akan rusak dan rapuh. Kondisi karang yang lemah menyimpan potensi amblas. Pulau akan mudah hancur jika angin laut kencang dan gelombang pasang kuat, jelasnya.

(Y011/N002)

Editor: Heppy Ratna

COPYRIGHT © 2012

Komentar Pembaca
Baca Juga