Minggu, 26 Oktober 2014

Kemenkeu sambut baik dana talangan Bank Spanyol

| 3.887 Views
id Kemenkeu, sambut baik dana talangan bank spanyol, Dirjen Pengelolaan Utang Rahmat waluyanto
Kemenkeu sambut baik dana talangan Bank Spanyol
Rahmat Waluyanto (FOTO ANTARA/Rosa Panggabean)
Kalau bailout itu bisa dilakukan dengan baik, artinya pemerintah Spanyol punya dana yang cukup untuk membailout, itu bagus."

Jakarta (ANTARA News) - Kementerian Keuangan menyambut baik pemberian dana talangan oleh Zona Euro hingga 100 miliar euro untuk penyelamatan bank-bank Spanyol yang bermasalah.

"Kalau bailout itu bisa dilakukan dengan baik, artinya pemerintah Spanyol punya dana yang cukup untuk membailout, itu bagus," ujar Direktur Jenderal Pengelolaan Utang Rahmat Waluyanto di Jakarta, Senin.

Rahmat mengatakan kondisi ekonomi dalam negeri saat ini dalam keadaan relatif baik dan pemerintah telah menyiapkan antisipasi terkait pengelolaan surat berharga negara serta pasar modal dari dampak krisis Eropa.

"Tidak ada masalah karena apapun yang terjadi di Eropa itu sudah terantisipasi, sudah tercermin dalam yield surat berharga dan harga saham. Kalau terjadi krisis itu, yang penting antisipasi," katanya.

Ia juga mengatakan tidak mengkhawatirkan adanya penurunan kepemilikan asing atas surat berharga negara akibat adanya pembalikan modal, karena dalam keadaan tidak menentu, investor lebih memilih untuk memegang dana segar.

"Kalau dia jual obligasi negaranya sehingga kepemilikan asing turun, itu tidak apa-apa karena itu respons natural secara alamiah, dalam keadaan tidak menentu di pasar yang paling aman itu pegang cash," kata Rahmat.

Lagipula, kata dia, yang mengambil alih kepemilikan asing adalah sektor perbankan, asuransi dan dana pensiun dari investor lokal sehingga tidak menimbulkan gejolak di pasar secara berlebihan.

"Menurut saya kalau ada penurunan kepemilikan asing tidak masalah, karena itu orderly dan secara bertahap serta tidak menimbulkan gejolak," ujar Rahmat.

Sejak krisis pengelolaan utang terjadi, pemerintah yang tergabung dalam zona euro telah mengambil banyak tindakan untuk meningkatkan disiplin fiskal dan memulihkan pertumbuhan ekonomi.

Namun, kondisi saat ini belum menunjukkan adanya tanda-tanda akan membaik, karena Spanyol mulai terkena imbas dari krisis yang bermula dari kegagalan Yunani menjaga defisit anggaran dan mengelola utang.

Beberapa ekonom dunia memprediksi krisis yang berdampak pada jatuhnya pemerintahan di beberapa negara Eropa ini akan berlanjut hingga 2013.

(S034/I007)

Editor: Tasrief Tarmizi

COPYRIGHT © ANTARA 2012

Komentar Pembaca
Top News
Baca Juga