Kamis, 2 Oktober 2014

Boyolali dapat tambahan raskin 29.145 kg

Selasa, 12 Juni 2012 13:20 WIB | 1.554 Views
Boyolali (ANTARA News) - Pemerintah Kabupaten Boyolali dalam penyaluran beras bagi keluarga miskin (Raskin) tahap keenam di bulan Juni ini, mendapat tambahan sebanyak 29.145 kilogram per bulan.

Jatah raskin di Boyolali Januari-Mei sebanyak 1.125.219 kg, sedangkan Juni-Desember dinaikkan menjadi 1.154.355 kg per bulan, kata Kepala Bagian Perekonomian Sekretaris Daerah Boyolali Dahat Wilarso, di Boyolali, Selasa.

Menurut Dahat Wilarso, kenaikkan jatah raskin untuk Boyolali tersebut karena jumlah rumah tangga sasaran (RTS) mengalami peningkatan sebanyak 1.943 RTS.

Ia menjelaskan, peningkatan jumlah penerima raskin di Boyolali, karena mengacu pendataan keluarga miskin yang baru tahun 2011 melalui Badan Pusat Statestik (BPS) setempat.

"Data warga miskin yang baru berdasarkan pendataan 2011 yang diolah BPS Boyolali jumlah meningkat, sedangkan pembagian raskin sebelumnya menggunakan data lama 2006," katanya.

Menurut data baru jumlah warga miskin di Boyolali lebih sesuai dengan lapangan, karena dalam pendataan melibatkan aparat pemerintah Kecamatan, desa, RW maupun RT setempat.

"Jumlah RTS sebelum hanya 75.014 keluarga, kini naik menjadi 76.957 keluarga," katanya.

Menyinggung jumlah raskin setiap RTM apakah ada kenaikkan, kata dia, tetap seperti biasa yakni sebanyak 15 kg per RTS setiap bulan hingga Desember mendatang.

"Setiap RTS tetap mendapat 15 kg per bulan dengan harga Rp1.600 per kg," katanya.

Ia menjelaskan, kondisi beras Raskin tahun ini memiliki kualitas lebih fres dan baik dibanding sebelumnya, karena stok beras di gudang Bulog kondisi beras baru atau penyerapan hasil panen April-Mei 2012.

Pihaknya mengharapkan dengan penambahan jumlah RTS yang tersebar di 19 kecamatan di Boyolali tersebut dapat mengurangi beban warga miskin di kabupaten ini.

"Saya yakin penyaluran raskin dengan data baru lebih akurat dan tepat sasaran. Raskin di Boyolali bulan ini akan dibagikan mulai tanggal 19-21 JUni," katanya.

Menurut Kepala Perum Bulog Subdivre Wilayah III Surakarta Tri Fajarjanto, realisasi pengadaan pangan di Surakarta hingga akhir bulan Mei 2012 mencapai 82.000 ton setara beras.

Bulog Surakarta hingga awal bulan ini, memiliki stok beras sebanyak 68 ribu ton setara beras yang tersimpan di sembilan gudang penyimpnan yang tersebar di tujuh kabupaten dan kota.

"Stok beras itu, masih aman dan mampu memenuhi kebutuhan pangan di wilayah Surakarta, hingga Februari 2013 termasuk Kabupaten Boyolali," katanya.
(B018)

Editor: Aditia Maruli

COPYRIGHT © 2012

Komentar Pembaca
Baca Juga