Kamis, 2 Oktober 2014

Papua rusuh, belasan warga tewas

Rabu, 13 Juni 2012 19:24 WIB | 2.259 Views
Papua rusuh, belasan warga tewas
Aksi protes atas kekerasan di Papua (FOTO ANTARA/Zabur Karuru)
...tidak bisa dipandang dalam skala kecil dan korban yang terbatas.
Pekanbaru (ANTARA News) - Sebanyak 11 orang meninggal dunia dan lima orang luka-luka akibat ditembak secara misterius atas aksi teror, kekerasan, dan ancaman di Papua selama Juni 2012.

"Situasi seperti ini harusnya menjadi perhatian serius pemerintah, sebab nyawa yang hilang sia-sia harus dipandang sebagai bentuk kurangnya perhatian negara dalam memberikan perlindungan keamanan bagi warga negaranya," kata Syamsul Alam Agus, mewakili sepuluh LSM yang peduli terhadap masyarakat Papua, dalam siaran persnya diterima ANTARA Pekanbaru, Rabu.

Sedangkan sepuluh LSM yang turut memperjuangkan nasib warga Papua berasal dari National Papua Solidarity NAPAS, Aliansi Mahasiswa Papua, KAMPAK, Foker LSM Papua, KontraS, IHSC, Walhi, YLBHI, Pembebasan, Relawan Demokrasi.

Menurut mereka, eskalasi kekerasan di Papua semakin meningkat dalam beberapa hari terakhir baik dalam bentuk teror, kekerasan dan ancaman dan apa yang terjadi di Papua tidak bisa dipandang dalam skala kecil dan korban yang terbatas.

Selain itu, adanya tuduhan bahwa separatis di balik serangan yang beruntun di Papua juga terlalu dini dan justru jelas kembali mendeskreditkan orang Papua.

"Sebaiknya pemerintah jangan menyalahkan orang Papua yang telah menjadi korban dalam situasi ini, yang semestinya semua pihak menunggu hasil penyelidikan yang menyeluruh untuk membuka tabir kekerasan dan pelaku kekerasan di Papua sebagai bentuk pengungkapan kebenaran dan pertanggungjawaban negara," katanya.

Karena itu, katanya, atas kondisi yang memprihatinkan itu mereka mendesak Presiden SBY sebagai Kepala Negara dan Kepala Pemerintahan agar memastikan agar kekerasan segera dihentikan.
(F011)

Editor: Ella Syafputri

COPYRIGHT © 2012

Komentar Pembaca
Baca Juga