Palembang (ANTARA News) - Sejumlah peserta Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri Universitas Sriwijaya, di Palembang, Rabu, tidak mengikuti ujian karena salah mengartikan jadwal untuk hari kedua, Ketua Panitia Lokal Zulkifli Dahlan.

"Sekitar pukul 10.00 WIB, beberapa peserta melapor ke panitia karena salah jadwal dan meminta diulang karena mengira waktu ujian serentak dengan pilihan program IPS. Padahal jadwal jelas tertera untuk pilihan IPA dimulai pukul 08.00 WIB," ujarnya.

Panitia lokal tidak dapat memenuhi keinginan pelapor itu mengingat berkas ujian sudah disegel dan segera dikirimkan ke Unsri, Bukit Besar.

"Beberapa peserta sampai menangis tapi tetap saja tidak bisa dibantu karena aturannya memang seperti begitu," katanya.

Kesalahan serupa juga terjadi pada lokasi SNMPTN di SMP Muhammadiyah I Palembang.

"Berdasarkan laporan pengawas, terdapat seorang peserta yang baru datang pada kedua karena berpikir tidak perlu ikut tes potensi akademik pada hari pertama karena mengambil jurusan IPS," ujarnya.

Ia sangat menyayangkan kesalahan sejumlah para peserta SNMPTN itu mengingat ujian hanya digelar satu tahun sekali.

"Ke depan peserta harus lebih teliti mengikuti SNMPTN bila ingin sukses masuk perguruan tinggi negeri yang diinginkan," katanya.

Sebanyak 17.767 orang mengikuti SNMPTN tahun 2012 dengan rincian IPA 7.014 orang, IPS 5.219 orang, dan IPC 5.534 orang. Sementara kuota yang disediakan Univertas Sriwijaya sebanyak 6.119 orang.

Sementara, ujian SNMPTN pada hari ketiga, Kamis (14/6), khusus untuk program studi pendidikan kesehatan jasmani. (ANT039)