Rabu, 24 September 2014

"Longsor di Kabupaten Agam bukan karena pembalakan liar"

Kamis, 14 Juni 2012 14:17 WIB | 2.382 Views
Ilustrasi tanah lonsor. (FOTO ANTARA/Arief Priyono)
Lubukbasung, Sumbar (ANTARA News) - Longsor yang sering terjadi di Kabupaten Agam, Sumatera Barat, bukan karena pembalakan liar, kata Kepala Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi, Surono.

Menurut Surono, Kamis, longsor tersebut disebabkan struktur tanah di Agam yang sangat tipis sehingga mudah tergerus saat curah hujan tinggi.

"Jadi, anggapan selama ini di masyarakat, bahwa bencana longsor yang kerap terjadi akibat pembalakan liar itu tidak benar," katanya saat melakukan sosialisasi kebencanaan di aula Kantor Bupati Agam.

Untuk itu, ia mengingatkan masyarakat yang bermukim di daerah kemiringan seperti di Kecamatan Tanjung Raya, Malalak, dan Palupuh agar berhati-hati karena wilayah tersebut berisiko tinggi longsor.

Penanaman pohon di kemiringan itu, tidak akan membantu mencegah longsor.  Perbukitan di Kabupaten Agam terdiri dari pasir dan bebatuan, sehingga mudah terbawa air saat hujan.

Sementara itu, Bupati Agam Indra Catri mengatakan, pemerintah daerah ini telah mengingatkan warga untuk tidak membangun perumahan di lokasi kemiringan, karena berisiko kena longsor.

(KR-MLN/S023)

Editor: Heppy Ratna

COPYRIGHT © 2012

Komentar Pembaca
Baca Juga