Senin, 20 Oktober 2014

Gideon-Agripinna lebih percaya diri meski kalah

| 3.752 Views
id Jung Jae Sung-Lee Yong Dae, Gideon Markus Fernaldi-Agripinna Prima Rahmanto Putra, Gideon-Agripinna, Djarum Indonesia Open, indonesia terbuka, indones
Jakarta (ANTARA News) - Pasangan ganda putra Indonesia, Gideon Markus Fernaldi-Agripinna Prima Rahmanto Putra, mengaku lebih percaya diri meski gagal melaju ke babak perempat final turnamen Indonesia Terbuka setelah kalah dari pasangan asal Korea Selatan, Jung Jae Sung-Lee Yong Dae.

"Agak sedikit lebih percaya diri ternyata bisa, meskipun belum puas karena kalah. Kami sudah merasa ada peningkatan," kata Gideon usai bertanding di Istora Gelora Bung Karno Senayan, Jakarta, Kamis.

Gideon-Agripinna yang merupakan peringkat 36 dunia itu kalah 21-13, 12-21, 14-21 dari pasangan peringkat dua dunia, Jung-Lee, dalam pertandingan yang berlangsung sengit.

Pada Djarum Indonesia Open tahun ini mereka juga berhasil menyingkirkan pasangan dari China, Hong Wei-Shen Ye, yang merupakan peringkat 10 dunia. Tidak seperti tahun lalu dimana keduanya bahkan gagal pada babak kualifikasi.

Saat bertanding melawan Jung-Lee, Gideon-Agripinna juga mampu mencuri satu game dari unggulan kedua di Djarum Indonesia Open itu pada babak pertama.

Gideon/Agripinna sempat membuat Jung-Lee kewalahan dan unggul delapan poin pada game pertama. Lee pun mengakui Gideon-Agripinna bermain bagus.

"Mereka mainnya bagus dan punya power. Apalagi penontonnya ramai," kata Lee usai bertanding.

Namun Lee, yang mengaku mempersiapkan diri untuk menang pada turnamen ini, membalas kekalahan mereka pada babak kedua.

Jung/Lee bermain rapat dan terus menekan. Gideon-Agripinna sering kewalahan membalas pukulan-pukulan tajam dari Lee maupun Jung. Sementara pukulan balasan dari Gideon maupun Agripinna sering melebar.

Jung-Lee tidak membiarkan keduanya melampaui poin mereka dan meninggalkan sembilan poin pada game kedua. Pada game ketiga pun Jung/Lee langsung memimpin permainan. Namun pukulan Lee yang beberapa kali menyentuh net memberi keuntungan sendiri bagi Gideon-Agripinna dan menyamai kedudukan pada poin 4-4.

Baik Lee dan Jung yang terus bermain cepat juga kerap memberikan pukulan-pukulan tajam yang gagal dibalas dengan baik oleh Gideon maupun Agripinna, membuat mereka terus tertinggal sampai akhir permainan.

"Pada awal permainan kami merasa perbedaan yang signifikan. Di babak pertama, Lee-Jung sepertinya masih anggap kita remeh tetapi setelah mereka kalah, semangat mereka beda," kata Agripinna.

Ia menambahkan, "tenaga kami berdua sudah tidak imbang lagi, agak kendor. Pada babak kedua mereka bermain lebih rapat dan kami kaget sendiri."

Gideon-Agripinna yang sejak awal bermain lepas dan siap kalah itu mengakui keunggulan pasangan Jung-Lee. "Mainnya tidak gampang mati, begitu juga cara mengatur bolanya. Mereka juga lebih santai. Benar-benar kelas dunia," kata Agripinna yang sudah setahun berduet dengan Gideon.
(M047)

Editor: Maryati

COPYRIGHT © ANTARA 2012

Komentar Pembaca
Baca Juga