Sabtu, 25 Oktober 2014

bulu tangkis - gideon/agripinna gagal ke perempat final - (d)

| 3.485 Views
id indonesia open 2012, indonesia terbuka 2012, jung jae sung, lee yong dae, super series premier, agripinna putra, gideon markus fernaldi
Kami merasa sudah ada peningkatan
Jakarta (ANTARA News) - Pasangan ganda putra Indonesia, Gideon Markus Fernaldi dan Agripinna Prima Rahmanto Putra, gagal melaju ke babak perempat final setelah kalah dari pasangan asal Korea Selatan, Jung Jae Sung dan Lee Yong Dae, lewat pertandingan sengit 21-13, 12-21, 14-21.

Gideon/Agripinna yang merupakan peringkat 36 dunia itu mampu mencuri satu game dari pasangan peringkat dua dunia dan unggulan kedua pada putaran pertama Djarum Indonesia Open.

"Agak sedikit lebih percaya diri, ternyata bisa meskipun belum puas karena kalah. Kami merasa sudah ada peningkatan," kata Gideon usai bertanding di Istora Gelora Bung Karno Senayan, Jakarta, Kamis.

Pada turnamen yang sama tahun lalu, Gideon/Agripinna bahkan gagal pada babak kualifikasi. Namun, pada Djarum Indonesia Open tahun ini mereka berhasil menyingkirkan pasangan dari China, Hong wei dan Shen Ye, yang merupakan peringkat 10 dunia.

Gideon/Agripinna sempat membuat Jung dan Lee kewalahan dan unggul delapan poin pada game pertama. Lee bahkan mengakui Gideon/Agripinna bermain bagus.

"Mereka mainnya bagus dan punya power. Apalagi penontonnya ramai," kata Lee usai bertanding.

Namun, Lee yang mengaku mempersiapkan diri untuk menang pada turnamen ini membalas kekalahan mereka di game kedua. Jung-Lee bermain rapat dan terus menekan. Sementara Gideon-Agripinna sering kewalahan membalas pukulan-pukulan tajam, baik dari Lee maupun Jung. Pukulan balasan dari Gideon maupun Agripinna sering melebar.

Jung-Lee tidak membiarkan keduanya melampaui poin mereka dan meninggalkan sembilan poin di game kedua. Begitu pula pada game ketiga, Jung-Lee langsung memimpin permainan. Namun, pukulan Lee yang beberapa kali menyentuh net memberi keuntungan sendiri bagi Gideon/Agripinna dan menyamai kedudukan pada poin 4-4.

Baik Lee maupun Jung terus bermain cepat dan menekan. Mereka kerap memberikan pukulan-pukulan tajam yang gagal dibalas dengan baik oleh Gideon maupun Agripinna. Mereka terus tertinggal dan tidak mampu membalap lagi sampai akhir permainan.

"Pada awal permainan kami merasa perbedaan yang signifikan. Di babak pertama, Lee-Jung sepertinya masih menganggap kami remeh, tetapi setelah mereka kalah, semangat mereka beda," kata Agripinna.

Ia mengatakan, "Tenaga kami berdua sudah tidak imbang lagi, agak kendor. Pada babak kedua mereka bermain lebih rapat dan kami kaget sendiri."

Gideon-Agripinna yang sejak awal bermain lepas dan siap kalah itu mengakui keunggulan pasangan Jung-Lee. "Mainnya tidak gampang mati, begitu juga cara mengatur bolanya. Mereka juga lebih santai. Benar-benar kelas dunia," kata Agripinna yang sudah duet dengan Gideon selama setahun itu.

(M047)

COPYRIGHT © ANTARA 2012

Komentar Pembaca
Baca Juga