Selasa, 23 Desember 2014

Batik Baduy diminati pengunjung Jakarta Fair

| 3.529 Views
id batik badui, pemkab lebak, pekan raya jakarta, jakarta fair
batik Baduy memiliki kekhasan tersendiri melalui warna yang didominasi hitam dan biru
Lebak (ANTARA News) - Batik kerajinan masyarakat Baduy di pedalaman Kabupaten Lebak, Banten, diminati pengunjung hari pertama penyelenggaraan "Jakarta Fair".

"Pengunjung menilai batik kerajinan Baduy unik karena warnanya berbeda dengan batik-batik lain di Tanah Air," kata Kepala Bagian Produksi Daerah dan Ketahanan Pangan Sekretariat Pemerintah Kabupaten Lebak, Mira Indayani, saat dihubungi di Lebak, Jumat.

Ia mengatakan, batik Baduy memiliki kekhasan tersendiri melalui warna yang didominasi hitam dan biru.

Warna tersebut tentu memiliki makna dan arti bagi warga Baduy untuk mencintai alam karena kehidupan mereka dari bercocok tanam.

Sebab masyarakat Baduy yang tinggal di hutan ulayat adat di Kecamatan Leuwidamar Kabupaten Lebak hingga kini terjaga pelestarian alam.

Selain itu, penggunaan pakaian batik memiliki anggapan bahwa mereka lebih bangga memakai produk kerajinan masyarakat tradisional Baduy.

Apalagi, kata dia, masyarakat Banten kini sudah menggunakan busana batik Baduy untuk aktivitas sehari-hari maupun acara resepsi pernikahan dan acara penting lainnya.

Disamping itu, pegawai negeri sipil (PNS) di Kabupaten Lebak diwajibkan setiap Kamis dan Jumat memakai pakaian batik Baduy.

"Saya kira kualitas batik Baduy tidak kalah dengan batik-batik lainya yang ada di Jawa Tengah," katanya.

Ia juga mengatakan, pihaknya selain menampilkan batik juga produk lainya hasil kerajinan masyarakat Baduy antara lain selendang, kain tenun, ikat kepala, golok dan tas koja, aneka pernak-pernik yang terbuat dari pepohonan.

Keunggulan produk khas Baduy, kata dia, selain alami dari bahan pepohanan juga memiliki nilai seni cukup tinggi.

Karena itu, banyak pengunjung datang ke sini membeli produk khas Baduy untuk kenang-kenangan maupun cindera mata.
(MSR/F002)

Editor: Desy Saputra

COPYRIGHT © ANTARA 2012

Komentar Pembaca
Baca Juga