Senin, 1 September 2014

Depresiasi rupiah berlanjut

Jumat, 15 Juni 2012 10:10 WIB | 2.339 Views
Depresiasi rupiah berlanjut
Ilustrasi (ANTARA/Puspa Perwitasari)
Jakarta (ANTARA News) - Depresiasi mata uang rupiah terhadap dolar AS kembali berlanjut pada Jumat pagi sebesar 15 poin, seiring belum adanya sentimen baru yang dapat mengangkat pasar.

Nilai tukar mata uang rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta, Jumat pagi, bergerak melemah 15 poin menjadi Rp9.450 dibanding sebelumnya Rp9.435 per dolar AS.

"Pelaku pasar tengah mengantisipasi pemilu Yunani yang akan diselenggarakan di akhir pekan dengan menempatkan asetnya terlebih dahulu ke dalam nilai tukar save heaven," ujar  Managing Research Indosurya Asset Management, Reza Priyambada, menanggapi alasan penurunan nilai rupiah.

Selain itu, ketidakpastian dari kondisi global telah mendorong pelaku pasar menempatkan aset-asetnya dalam bentuk dolar AS yang dinilai dapat menjaga nilai portofolio investor.

Analis Monex Investindo Futures, Johanes Ginting, menambahkan, selain dari Yunani, pasar memiliki sentimen dari pertemuan The Fed, pertemuan puncak G20, dan pemilu parlemen Perancis pada pekan depan, sehingga sentimen dapat dengan mudah berubah.

(KR-ZMF)

Editor: Heppy Ratna

COPYRIGHT © 2012

Komentar Pembaca
Baca Juga