Rabu, 3 September 2014

Banda Aceh 37 derajad Celcius!

Jumat, 15 Juni 2012 16:21 WIB | 6.013 Views
Banda Aceh 37 derajad Celcius!
Api menghanguskan kawasan hutan di kaki Gunung Kantauan kecamatan Loksado Kabupaten Hulu Sungai Selatan Kalimantan Selatan, Minggu (18/9). Selain karena kebiasaan membakar hutan untuk lahan pertanian, kebakaran hutan juga bisa karena cuaca yang sangat panas, dan beberapa sebab lain. (FOTO ANTARA/Herry Hermawan)
Banda Aceh (ANTARA News) - Musim kemarau ini akan semakin panas di Banda Aceh, Provinsi Aceh.  Prakirawan Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyebutkan, ibukota Provinsi Aceh itu akan bertemperatur maksimal 37 derajad Celcius (98,6 derajad Fahrenheit).

"Kemarau di Aceh sebenarnya sejak akhir Mei 2012, namun temperatur udara panas dirasakan dalam beberapa hari terakhir," kata prakirawan stasiun Meteorologi Blang Bintang, Rahmad Tauladani, di Banda Aceh, Jumat.

Suhu udara panas dan masuknya musim kemarau itu, dia menjelaskan, secara umum juga terjadi di seluruh Indonesia. Ini termasuk cuaca dalam keadaan ekstrim.

Faktor-faktor pemengaruh adalah kelembaban udara rendah (45-95 persen), kegagalan pembentukan awan hujan, dan hembusan permukaan dingin dari Samudera Hindia.

Menyikapi cuaca panas, prakirawan BMKG itu mengimbau masyarakat agar lebih banyak mengonsumsi buah-buahan dan memperbanyak minum air putih sebagai upaya menghindari penyakit.

Akan lain halnya jika temeratur udara di atas 45 derajad Celcius (113 derajad Fahrenheit); hutan kering bisa terbakar sendiri akibat pergesekan di antara daun dan ranting kering. 

"Artinya, kawasan hutan mudah terbakar sendiri jika suhu mencapai 45 derajat Celsius. Jangan buang puntung rokok sembarangan, kayu-kayu kering mudah terbakar pada temperatur 35-37 derajad Celcius," katanya. 

(A042/S023)

Editor: Ade Marboen

COPYRIGHT © 2012

Komentar Pembaca
Baca Juga