Lima pekerja tambang tewas di Kutai Barat

Sabtu, 16 Juni 2012 13:58 WIB | 4938 Views

Kejadiannya berlangsung di areal perusahaan tambang batu bara PT Gunung Bayan Pratama Coal (PT GBPC), Jumat (15/6) sekitar pukul 22.00 Wita."
Berita Terkait
Galeri Terkait
Samarinda (ANTARA News) - Sebanyak lima pekerja tambang batu bara tewas di Kecamatan Jempang, Kabupaten Kutai Barat, Kalimantan Timur akibat tabrakan sebuah mobil dump truk dengan kendaaraan pengangkut karyawan.

Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Kutai Barat, Ajun Komisaris Polisi Suparno, dihubungi dari Samarinda, Sabtu siang, membenarkan peristiwa itu.

"Kejadiannya berlangsung di areal perusahaan tambang batu bara PT Gunung Bayan Pratama Coal (PT GBPC), Jumat (15/6) sekitar pukul 22.00 Wita. Namun, kami belum bisa memastikan kronologis peristiwa itu sebab saya masih dalam perjalanan menuju lokasi," ungkap Suparno.

Korban tewas akibat tabrakan truck hauling batu bara dengan mobil sejenis triton itu yakni, Mispan Dana (20), Dwi Meiwanto (20), Marianus Deri Dwi Arwinda (34), Visensius Katu (23). Keempatnya merupakan karyawan PT Delima Jaya Sukses Mandiri dan meninggal di lokasi tabrakan.

Korban lainnya, Agus Haryanto, (24) supir Isuzu karyawan PT. UT meninggal dalam perjalanan ke Rumah Sakit Harapan Insan Sendawar, Barong Tongkok, Kutai Barat.

Sementara, satu korban luka yakni Husen (35) karyawan PT GBPC, supir dump truk Iveco mengalami luka dan dirawat di Rumah Sakit Dirgahayu Samarinda.

"Kami belum bis menyimpulkan penyebab peristiwa ini tapi yang jelas kami akan melakukan penyelidikan terkait tabrakan yang menewaskan lima orang tersebut,". Kata Suparno.

(a053/b/a011)

Editor: Tasrief Tarmizi

COPYRIGHT © 2012

Ikuti berita terkini di handphone anda di m.antaranews.com

Komentar Pembaca
Kirim Komentar

Simak UI terima 6.334 mahasiswa baru

Simak UI terima 6.334 mahasiswa baruSebanyak 6.334 peserta dari Vokasi (D3) hingga Doktoral (S3) berhasil lulus Seleksi Masuk UI (SIMAK UI) 2014, dimana ...

Komisi IV bahas perkebunan

Komisi IV bahas perkebunanKomisi IV DPR RI akan memberikan kewenangan kepada Direktorat Jenderal Perkebunan untuk mengelola industri perkebunan ...

Polisi imbau pemudik hati-hati terima minuman

Polisi imbau pemudik hati-hati terima minumanWakil Kepala Kepolisian Resor Lombok Barat Kompol Muh Nasution mengimbau para pemudik agar berhati-hati jika menerima ...