Selasa, 21 Oktober 2014

Meiliana Jauhari: ini yang terbaik

| 3.215 Views
id Greysia-Meiliana, Greysia Polii-Meiliana Jauhari, Tian Qing-Zhao Yunlei, Djarum Indonesia Openindonesia terbuka, indonesia open
Meiliana Jauhari: ini yang terbaik
Meiliana Jauhari (kanan) dan Greysia Polii (kiri) meluapkan kegembiraan usai mengalahkan pasangan Jepang Miyuki Maeda dan Satoko Suetsuna pada perempat final Djarum Indonesia Open 2012. Mereka gagak ke final setelah dikalahkan pasangan China Tian Qing-Zhao Yunlei. (ANTARA/Prasetyo Utomo )
Masalah mengulur waktu tadi karena penonton sangat berisik sekali. Jadi kami butuh ketenangan

Jakarta (ANTARA New) - Pasangan ganda putri Indonesia, Greysia Polii-Meiliana Jauhari, gagal melaju ke babak final Djarum Indonesia Open Super Series Premier 2012, setelah dikalahkan oleh unggulan kedua asal China, Tian Qing-Zhao Yunlei, lewat pertandingan sengit 16-21, 21-17, 19-21.

Namun, meskipun kalah, duet Greyia-Meiliana sempat menyulitkan lawan dan memaksa pasangan peringkat dua dunia itu bermain tiga game.

"Bersyukur apapun hasilnya hari ini walaupun kalah. Ini yang terbaik yang kita kasih," kata Meiliana saat jumpa pers usai pertandingan di Istora Gelora Bung Karno Senayan, Jakarta, Sabtu.

Pada babak pertama, Greysia-Meiliana sempat memimpin permainan namun dikejar oleh Tian-Zhao hingga poin 6-6. Kejar mengejar angka terus terjadi hingga kedudukan 11-11. Namun kesalahan yang beberapa kali dibuat oleh Greysia dengan pukulan yang menyentuh net memberikan poin bagi Tian-Zhao hingga memenangi game pertama 21-16.

Penampilan Greysia-Meiliana pada game kedua lebih baik. Mereka terus memimpin dan tidak membiarkan pasangan China itu mengejar poin mereka. Baik Greysia maupun Meiliana kerap memberikan pukulan tajam yang gagal dibalas dengan baik oleh Tian-Zhao.

"Tadi mereka bermain sangat maksimal. Sempat menyulitkan kami. Mungkin karena bermain di kandang sendiri jadi permainannya lebih baik," kata Zhao usai pertandingan.

Selain itu, Tian-Zhao mengaku sangat terganggu dengan keramaian penonton yang memenuhi stadion meskipun hal itu tidak membuat mereka gugup.

"Pertandingan hari ini sangat berisik sekali. Kami sangat terganggu," ujar Zhao.

Sementara itu, bagi Greysia-Meiliana dukungan penonton sangat membantu mereka. "Sangat membantu, atmosfernya beda sekali. Itu salah satu poin plus bagi kami," kata Greysia.

Pada game ketiga yang juga berlangsung sangat ketat, pasangan Tian-Zhao sempat mengulur waktu beberapa kali dan hal itu membuat Greysia protes kepada wasit, begitu juga penonton yang kompak berteriak "huu.."

"Masalah mengulur waktu tadi karena penonton sangat berisik sekali. Jadi kami butuh ketenangan," kata Tian.

Sedangkan Greysia yang sempat terpancing sedikit emosinya menilai hal itu merupakan bagian dari trik pasangan China tersebut.

"Iya sempat emosi. Sepertinya itu salah satu trik dari China sendiri. Di setiap pertandingan ada faktor luck (keberuntungan) namun wasit juga yang menentukan, kita tidak bisa bilang apa-apa," kata Greysia yang baru sembuh dari cedera itu.

Pasangan China sempat mengulur waktu dengan beberapa kali meminta shuttlecock diganti meskipun saat itu pasangan Indonesia yang memegang servis. Mereka juga sempat menunda servis dengan memberi tanda belum siap.

Greysia-Meiliana yang berada di peringkat 13 dunia hampir mengejar poin Tian-Zhao di akhir game ketiga dengan terus mencetak poin hingga 19-20. Namun, langkah mereka terhenti setelah pukulan yang menyentuh net dan menggagalkan usaha mereka untuk memenangi pertandingan.

"Apa yang baru saya dapatkan hari ini, saya senang dan menikmati sekali. Yang penting adalah, seberapa proses yang telah kita lewati," kata Greysia yang akan kembali menghadapi turnamen berikutnya, Singapura Open, bersama Meiliana.

(M047)

Editor: Fitri Supratiwi

COPYRIGHT © ANTARA 2012

Komentar Pembaca
Baca Juga