Selasa, 21 Oktober 2014

Pangeran Nayef, calon pewaris Arab Saudi, wafat

| 4.690 Views
id putra mahkota arab saudi wafat, pangeran nayef wafat, arab saudi berduka
Pangeran Nayef, calon pewaris Arab Saudi, wafat
Pangeran Nayef. (FOTO REUTERS/Ali Jarekji)
Riyadh (ANTARA News) - Putra Mahkota Arab Saudi Pangeran Nayef bin Abdulaziz As-Saud telah wafat di Jenewa, demikian laporan stasiun televisi Arab Saudi, Sabtu, dengan mengutip pernyataan kerajaan.

Pangeran Nayef, Menteri Dalam Negeri sejak 1975 dan diduga berusia 78 tahun, adalah calon pewaris Kerajaan Arab Saudi dari Raja Abdullah. Ia diangkat sebagai Putra Mahkota pada Oktober, setelah wafatnya kakak dan pendahulunya, Putra Mahkota Pangeran Sultan.

Stasiun televisi resmi melaporkan pemakaman dijadwalkan dilakukan di Makkah pada Ahad (17/6).

Meninggalnya Pangeran Nayef berarti Raja Abdullah (89), harus mengajukan calon pewaris baru dalam waktu sembilan bulan, demikian laporan Reuters --yang dipantau ANTARA di Jakarta, Sabtu malam. Menteri Pertahanan Pangeran Salman (76) --yang dipandang sebagai orang yang mungkin jadi calon untuk melanjutkan pembaruan Raja Abdullah, telah lama dipandang sebagai pangeran paling senior berikut dalam pergantian di Kerajaan itu.

Pangeran Nayef memiliki reputasi sebagai tokoh konservatif bertangan besi yang menentang pembaruan Raja Abdullah dan mengembangkan prasarana keamanan tangguh yang menggilas Al Qaida. Namun ia juga menjebloskan pegiat ke dalam bui.

Ia, Raja Abdullah dan Pangeran Salman termasuk di antara hampir 40 putra pendiri Arab Saudi, Raja Abdulaziz ibn Saud --yang mendirikan kerajaan itu pada 1935.

Pangeran Salman diangkat sebagai Menteri Pertahanan pada November dan pernah menjadi gubernur Riyadh selama lima dasawarsa.

Pangeran Nayef pergi ke Swiss untuk menjalani pemeriksaan medis pada Mei.
(C003)

Editor: Ruslan Burhani

COPYRIGHT © ANTARA 2012

Komentar Pembaca