Minggu, 21 Desember 2014

Indonesia raih tiga medali emas KU catur ASEAN di Vietnam

| 4.468 Views
id catur kelompok umur, catur asean di vietnam
Ini semakin membuktikan bahwa anak-anak Indonesia sebenarnya tidak kalah pintar atau cerdas dibanding anak-anak sebayanya di kawasan Asia."
Vietnam (ANTARA News) - Indonesia meraih tiga medali emas, satu perak dan dua perunggu pada kejuaraan catur 13th ASEAN Age Group (kelompok umur) di Hue City, Vietnam setelah menjalani babak terakhir nomor standard, Sabtu.

Medali emas diraih oleh tiga pecatur di kelompok umum yang berbeda, yakni Ummi Fisabilillah dari DKI Jakarta (U-12 putri), Aay Aisyah asal Jawa Timur (U-14 putri) dan pemain cilik kebanggaan Jawa Barat Kemas Ade Krisna (U-8).

Satu medali perak diraih oleh pecatur asal Jawa Barat Farid Firman Syah yang main di kategori U-20. Sedangkan dua perunggu masing-masing berhasil diamankan oleh Catur Adi Sagita asal Jawa Tengah (U-12) dan pemain DKI Jakarta Azarya Jody Setyaki (U-14).

Dengan perolehan tersebut dari 12 kelompok umur/grup, tim yunior Indonesia sementara berada di peringkat dua tepat di bawah Vietnam sebagai juara umum. Filipina menempati urutan ketiga, Singapura bertengger di posisi keempat dan China berada di peringkat kelima dari 11 negara peserta.

Sekretaris Jenderal (Sekjen) Pengurus Besar Persatuan Catur Seluruh Indonesia (PB PERCASI) Henry Hendratno mengatakan, hasil tersebut cukup memuaskan untuk kategori pecatur yunior. Menurutnya ajang tersebut sebanding dengan SEA Games Catur Yunior.

"Untuk pecatur yunior, boleh dibilang ini adalah SEA Games catur yunior. Apalagi sekarang negara di luar ASEAN sudah ikutan antara lain China," ujar Henry melalui pesan singkatnya, Sabtu.

Henry melanjutkan, hal istimewa dari kejuaraan ini adalah dimana para juaranya yang meraih medali emas di nomor catur standard langsung mendapatkan gelar Fide Master (FM) untuk putra dan Women Fide Master (WFM) untuk putri.

"Berarti pecatur yunior kita sekarang ketambahan seorang FM dan dua WFM baru, padahal ketiganya yang merupakan juara kejurnas catur 2011 di Palembang kelompok yunior D-E baru kali ini tanding ke luar negeri," ungkapnya.

"Ini semakin membuktikan bahwa anak-anak Indonesia sebenarnya tidak kalah pintar atau cerdas dibanding anak-anak sebayanya di kawasan Asia," sambungnya.

Sementara itu, pertandingan masih berlanjut hingga Senin 18 Juni, dengan mempertandingkan nomor catur cepat dan catur kilat.  (ANT329/A026)

Editor: B Kunto Wibisono

COPYRIGHT © ANTARA 2012

Komentar Pembaca