Selasa, 21 Oktober 2014

Tontowi-Liliyana harus puas sebagai "runner-up"

| 5.103 Views
id indonesia terbuka 2012, indonesia open 2012, tontowi ahmad, liliyana natsir, runner-up
Tontowi-Liliyana harus puas sebagai
Ganda campuran Indonesia, Tantowi Ahmad dan Liliyana Natsir kalah pada final Djarum Indonesia Open Super Series Premier 2012, setelah ditundukkan oleh pasangan Thailand Sudket Prapakamol-Saralee Thoungthongkam untuk pertama kalinya dalam lima pertemuan.(ANTARA/Ismar Patrizki)
Jakarta (ANTARA News) - Ganda campuran peringkat tiga dunia Tontowi Ahmad-Liliyana Natsir harus puas sebagai runner-up pada turnamen Djarum Indonesia Open Super Series Premier 2012, setelah kalah oleh pasangan Thailand Sudket Prapakamol-Saralee Thoungthongkam pada final, Minggu.

Pada final yang berlangsung di Istora Gelora Bung Karno, Jakarta, Minggu malam, Tontowi-Liliyana menyerah pada pasangan Thailand peringkat sembilan dunia tersebut 17-21, 21-17, 13-21 dalam tempo satau jam 13 menit.

Kekalahan tersebut adalah yang pertama kali dialami Tontowi-Liliayana dari pasangan Thailand tersebut dalam lima pertemuan.

Pada empat pertemuan sebelumnya, termasuk pada final SEA Games tahun lalu, Tontowi-Liliyana, peraih tiga gelar beruntun di All England, Swiss dan India Super Series tahun ini, selalu menang.

Dengan kalahnya Tontowi-Liliyana pada turnamen berhadiah total 650.000 dolar AS tersebut, maka kelima gelar yang diperebutkan diperoleh oleh lima negara yang berbeda.

Gelar tunggal putra diperoleh pebulu tangkis Indonesia Simon Santoso yang mengalahkan pemain China Du Pengyu 21-18, 13-21, 21-11, sementara gelar tunggal putri diperoleh Saina Nehwal dari India yang menundukkan pemain China Li Xuerui 13-21, 22-20, 21-19.

Adapun gelar ganda putra dimenangi ganda Korea Selatan Jung Jae Sung-Lee Yong Dae yang unggul atas pasangan Denmark Mathias Boe-Carsten Mogensen 23-21, 19-21, 21-11 sedang juara ganda putri diperoleh pasangan China Wang Xiaoli-Yu Yang yang menang atas rekan senegara mereka Tian Qing-Zhao Yunlei 17-21, 21-9, 21-16.

(F005)











Editor: Fitri Supratiwi

COPYRIGHT © ANTARA 2012

Komentar Pembaca
Baca Juga