Sabtu, 25 Oktober 2014

Simon mengaku semakin percaya diri

| 5.852 Views
id indonesia terbuka 2012, indonesia open 2012, simon santoso, juara, olimpiade
Simon mengaku semakin percaya diri
Simon Santoso, juara Djarum Indonesia Open Super Series 2012.(FOTO ANTARA/Prasetyo Utomo)
Saya bersyukur bisa menang, senang dan bangga
Jakarta (ANTARA News) - Pebulu tangkis tunggal putra Indonesia, Simon Santoso, berhasil meraih gelar juara tunggal putra di Djarum Indonesia Open Series Premier 2012.

Kemenangannya menjadi gelar pertama untuk pemain peringkat sembilan dunia itu selama 2012 dan membuatnya semakin percaya diri terutama menghadapi Olimpiade London 2012 yang akan berlangsung mulai bulan depan.

"Kepercayaan diri saya semakin membaik, bahwa saya bisa bersaing dengan pemain lima besar dunia. Tetapi semua tetap balik lagi dengan bagaimana persiapannya," kata Simon saat jumpa pers di Istora Gelora Bung Karno Senayan Jakarta di Jakarta, Minggu petang.

Simon mengalahkan pemain unggulan delapan Du Pengyu lewat pertandingan ketat 21-18, 13-21, 21-11.

Simon yang sejak awal ditargetkan juara itu mengaku, sudah siap habis-habisan menghadapi Du yang dikenal sebagai pemain ulet.

"Strategi saya memang harus lebih sabar untuk melawan Du karena dia punya pertahanan yang kuat dan pemain yang ulet," kata Simon.

Setelah kemenangan itu, Simon akan segera menghadapi turnamen Singapura Open, pekan depan.

Gelar juara di Indonesia Open juga menjadi gelar pertama Simon pada turnamen di dalam negeri tersebut. Pada Indonesia Open 2008, Simon dikalahkan oleh rekannya, Sony Dwi Kuncoro, pada babak final.

"Saya kepingin juara di sini. Ini kesempatan saya apalagi pada 2008 saya sampai final," katanya.

Ia juga mengaku sedikit terbebani karena banyak pihak yang mengatakan bahwa saat ini kesempatannya untuk menang.

"Saya bersyukur bisa menang, senang dan bangga," katanya.

Pada kesempatan itu Simon juga menyatakan mempersembahkan kemenangannya itu untuk (alm) ayahnya, keluarga, dan pelatih.

Ia mengaku akan kembali fokus pada Olimpiade London 2012 dan menjadikan turnamen itu serta Singapura Open mendatang sebagai ajang latihan.

"Peluang (di Olimpiade) tetap terbuka untuk meraih medali, saya ataupun Taufik. Saya akan mempersiapkan diri sampai mati-matian karena Olimpiade berlangsung empat tahun sekali dan ini Olimpiade pertama saya," katanya.

(M047)

Editor: Fitri Supratiwi

COPYRIGHT © ANTARA 2012

Komentar Pembaca
Baca Juga