Senin, 28 Juli 2014

Permainan tradisional anak indonesia pikat Berlin

Senin, 18 Juni 2012 07:37 WIB | 3.883 Views
London (ANTARA News) - Permainan tradisional anak-anak Indonesia seperti dakon, gasing, bola bekel isukai anak-anak Jerman yang dengan penuh semangat mencoba permainan tersebut.

Hal ini dilakukan pada saat KBRI Berlin menggelar acara All Nations Festival 2012 , ujar Sekretaris III_Penerangan, Sosial dan Budaya KBRI Berlin. Purno Widodo kepada ANTARA London,Senin.

Purno Widodo menjelaskan anak- anak Jerman dengan tekun bergiliran memainkan mainan itu dengan bantuan dan arahan pemandu dan minta untuk dibawa pulang dan dimainkan bersama teman-teman.

Acara All nations merupakan acara "open house" budaya diikuti oleh dedutaan asing lainnya di Berlin.

Dikatakannya demonstrasi mainan anak-anak tradisional Indonesia tersebut ditampilkan sesuai dengan tema Kinderspiele atau permainan anak-anak.

Dubes RI untuk Berlin Dr. Eddy Pratomo menyampaikan bahwa acara ini merupakan salah satu acara penting untuk memperkenalkan Indonesia dan keanekaragaman budayanya guna semakin mendekatkan Indonesia di hati masyarakat Jerman.

"Saya yakin persahabatan yang lebih baik, kontak antarmasyarakat serta saling pengertian antara Indonesia dan Jerman akan meningkat dimasa mendatang," kata Dubes Eddy Pratomo.

Eddy Pratomo dalam kesempatan tersebut juga mengumumkan keberadaan Rumah Budaya di KBRI Berlin tempat warga Jerman berlatih tari, alat musik, bahasa dan dengan gratis.

Selain menyajikan berbagai demonstrasi mainan dan permaianan tradisional Indonesia, berbagai program menarik pengunjung, diantaranya adalah pertunjukan musik kolintang, pencak silat, alunan lagu-lagu daerah serta tarian-tarian daerah seperti Tari Kipas, Manuk Rawa, Kupu-Kupu Tarum yang dibawakan oleh anak-anak dari Grup Patria Nanda, KBRI Berlin.

Selain itu, disajikan juga pameran produk unggulan Indonesia serta bazar barang kerajinan Indonesia yang menarik minat masyarakat Berlin untuk berkunjung ke KBRI tidak kurang dari 500 orang datang.

KBRI Berlin juga memanfaatkan acara tersebut untuk melakukan promosi kuliner dengan membuka "Warung Indonesia" yang menyajikan berbagai hidangan masakan dan minuman Indonesia disiapkan Dharma Wanita Persatuan KBRI Berlin, antara lain sate, nasi goreng, bakso dan siomay.

Pengunjung juga dapat mencicipi kopi Bali serta berbagai penganan kecil lainnya yang dapat dinikmati secara cuma-cuma.

Dalam kesempatan tersebut juga dilakukan sosialisasi keimigrasian dan juga kekonsuleran dengan Warung Konsuler.

Keikutsertaan KBRI Berlin dalam acara tersebut merupakan yang ke sembilan kalinya dan tercatat lebih dari 500 pengunjung meskipun cuaca tidak bersahabat serta mulai libur sekolah sehingga sebagian warga Berlin pergi keluar kota untuk berlibur.
(H-ZG/A011)

Editor: Aditia Maruli

COPYRIGHT © 2012

Komentar Pembaca
Baca Juga