Kupang (ANTARA News) - Pemerintah Kabupaten Belu, Nusa Tenggara Timur (NTT) menyediakan lahan bagi realisasi pembangunan 3.750 unit rumah bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) yang disalurkan oleh Kementerian Perumahan Rakyat RI.

Asisten Ekonomi dan Pembangunan Sekretariat Daerah NTT, Jehalu Andreas, di Kupang Senin mengaku, dari sejumlah pemerintah kabupaten/kota yang mendapatkan penyaluran bantuan perumahan dari kemenpera tersebut, hanya kabupaten Belu saja yang sudah siap melaksanakannya.

Hal itu dikarenakan lokasi yang akan menjadi pusat pembangunan rumah tersebut, telah disediakan pemerintah daerah setempat.

Menurut dia, alokasi 3.750 unit rumah di Kabupaten Belu tersebut, selain untuk kepentingan masyarakat berpenghasilan rendah, tetapi juga akan disalurkan kepada warga eks pengungsi Timor Timur yang masih berada di daerah tersebut dan telah memilih untuk menjadi warga Negara Indonesia.

Jehalu mengatakan, pemilihan lokasi menjadi penentu untuk pembangunan infrastruktur pendukung dalam lokasi perumahan MBR.

Ia juga mengingatkan pemerintah kabupaten dan kota penerima bantuan tersebut untuk menetapkan masyarakat sesuai kriteria.

Sekretaris Menteri Perumahan Rakyat RI, Dr. Ir. Iskandar Saleh, MCP pada kesempatan sebelumnya di Atambua Kabupaten Belu mengatakan, pemerintah pusat melalui Kemenpera tetap berkomitmen membangun rumah layak huni bagi masyarakat eks Timtim dan warga lokal di Propinsi NTT.

Untuk NTT, total mencapai 29.992 unit rumah dan selama ini sudah dibangun di beberapa kabupaten termasuk di Belu.

Menurutnya, program Kemenpera ke depan bukan saja membangun rumah beton cetak saja tetapi menyediakan pula listrik dan air minum. Yang lebih penting adalah pembebasan tanah. Kementrian siap memfasilitasi dalam hal penerbitan sertifikasi.
(ANT/295/S004)