Jumat, 22 Agustus 2014

BBKSDA antisipasi kebakaran hutan Riau

Senin, 18 Juni 2012 15:23 WIB | 4.621 Views
BBKSDA antisipasi kebakaran hutan Riau
Dokumen foto kepulan asap akibat kebakaran di Hutan Alam pinggiran jalan Tengku Sultan Latifah, Kabupaten Siak Sri Indrapura, Riau. (ANTARA/Fachrozi Amri)
Pekanbaru (ANTARA News) - Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Provinsi Riau menyatakan siaga untuk mengantisipasi kebakaran hutan dan lahan di Provinsi Riau.

"Kami siaga 24 jam untuk mengendalikan dan mengatasi kebakaran hutan dan lahan," kata Kepala BKSDA Riau, Bambang Dahono Adji, kepada ANTARA News di Pekanbaru, Senin.

Ia mengatakan, seluruh kepala bidang dan kepala seksi di wilayah kerja BBKSDA Riau harus ikut siaga dan kalau perlu langsung turun ke lapangan untuk mengatasi kebakaran hutan dan lahan. Seperti diketahui, Riau memiliki tim Manggala Agni yang khusus untuk mengatasi kebakaran hutan dan lahan.

"Saya sendiri juga ikut turun ke lapangan," kata Bambang.

Menurut dia, Menteri Kehutanan, Zulkifli Hasan, langsung menginstruksikan agar seluruh provinsi di Indonesia siaga untuk mengantisipasi kebakaran hutan dan lahan supaya tidak menyebar dan mengakibatkan kabut asap makin parah.

Menurut dia, instruksi itu disampaikan Menteri Kehutanan sebelum melakukan kunjungan kerja ke Brazil.

"Perlu juga koordinasi lintas sektor dengan Dinas Kehutanan Provinsi Riau dan kabupaten/kota diperkuat untuk mengatasi kebakaran lahan dan hutan," ujarnya.

Jumlah titik panas (hotspot) yang menjadi indikasi adanya kebakaran hutan dan lahan di Riau terus bertambah. Pantauan terakhir satelit NOAA 18.

Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika ( BMKG) Pekanbaru pada Senin mengumumkan, jumlah titik api di Riau mencapai 77 titik, sedangkan, jumlah titik panas di Pulau Sumatera mencapai sekitar 163 titik.

Untuk di Riau, paling banyak berada di Kabupaten Pelalawan 20 titik panas, Indragiri Hulu (11), Rokan Hilir (9), Bengkalis (7), Kampar (6), Indragiri Hilir (6), Kuantansingingi (5), Dumai (4) dan Kabupaten Siak sebanyak tiga titik panas.
(T.F012)

Editor: Priyambodo RH

COPYRIGHT © 2012

Komentar Pembaca
Baca Juga