Senin, 18 Juni 2012 17:10 WIB | 2637 Views
Akibat kekeringan banyak tanaman padi yang tak bisa tumbuh sehingga petani takut mengalami kerugian."
Negara (ANTARA News) - Kekeringan mulai melanda Kabupaten Jembrana, Bali, dan dikhawatirkan dapat mengancam ketahanan pangan di daerah itu.
"Akibat kekeringan banyak tanaman padi yang tak bisa tumbuh sehingga petani takut mengalami kerugian," kata Ketu Sudon petani asal Desa Kaliakah, Kabupaten Jembrana, Senin.
Menurut dia, sudah dua pekan terakhir petani kesulitan mendapat air untuk tanaman padi mereka yang berusia 25 hari.
Untuk mengatasi kekeringan ini, Sudon dan petani lainnya berharap ada bantuan sumur bor dari pemerintah.
Kepala Bidang Pertanian Dinas Pertanian Jembrana I Ketut Wisada mengemukakan bahwa selain di Desa Kaliakah, kekeringan juga terjadi di Mendoyo. Bahkan tanaman padi seluas 50 hektare rusak.
Ia mengimbau para petani mematuhi masa tanam padi. "Jangan menanam padi saat hujan turun terus-menerus karena bisa saja bulan selanjutnya sama sekali tidak turun hujan sementara padi pada umur itu sangat butuh air," katanya.
(KR-GBI/M038)
Editor: Tasrief Tarmizi
COPYRIGHT © 2012
Ikuti berita terkini di handphone anda di m.antaranews.com
| Currency | Last | High | Low | +/- |
| AUD/RP | 9,567.73 | 9,609.74 | 9,509.17 | 0.04 |
| EUR/RP | 12,598.40 | 12,622.90 | 12,530.50 | 31.75 |
| JPY/RP | 95.23 | 95.54 | 94.30 | -0.14 |
| USD/RP | 9,760.00 | 9,770.00 | 9,753.00 | 7 |
| SIN/RP | 7,745.42 | 7,788.94 | 7,729.47 | -30.23 | Last Update: 22-05-2013 03:52 |
Kementerian Perdagangan dalam waktu dekat akan melakukan penyitaan telepon seluler yang diduga ilegal atau belum ...
Banyak
orang tidak tahu, PT Dirgantara Indonesia (Persero) selain
memproduksi pesawat terbang, juga ...