Jakarta (ANTARA News) - Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi yang terus tumbuh besar menuntut setiap perusahaan penyedia jasa layanan Internet (ISP) harus kreatif dan inovatif dalam memberikan pelayanan Internet yang optimal kepada pelanggan.

Direktur Pengembangan Usaha Melsa Internet Service Provider Heru Nugroho Setio Utomo mengatakan operator telekomunikasi memiliki layanan mobil yang masif sedangkan ISP yang bukan operator juga dapat melakukan layanan mobile tapi hanya pada pita frekuensi yang umum yaitu frekuensi 2,4 GHz melalui Layanan WiFi.

"Kunci layanan mobile operator telekomunikasi karena mereka memiliki sistem jaringan yang sangat luas dan jaringan itu tidak dimiliki oleh ISP non operator," katanya dalam siaran pers yang diterima ANTARA News pada Senin (18/6).

Untuk menyiasatinya, ISP yang bukan operator bisa menggunakan data pita lebar seperti Wi-Max yang dapat memberikan layanan mobile.

"Solusi ini (Wi-Max) cocok untuk ISP main di frekusensi 2,4 MHz dan 5,8 Mhz," katanya.

Solusi terakhir, ISP non operator harus menyasar perusahaan-perusahaan sedangkan ISP operator telekomunikasi lebih fokus menggarap pengguna Internet secara individu-individu seperti masyarakat luas bukan perusahaan sehingga segmen bisnis mereka lebih terarah.

(adm)