Moskow (ANTARA News) - Rusia bersiap mengirim kapal perangnya ke Suriah kalau-kalau diperlukan untuk melindungi personel dan memindahkan peralatan dari instalasi Angkatan Lautnya di Pelabuhan Tartus di Laut Tengah.

Suriah adalah pijakan paling kuat bagi Moskow di Timur Tengah, membeli senjata dari Rusia dengan nilai miliaran dolar AS, dan menjadi satu-satunya tempat pelabuhan permanen air hangat Rusia di luar bekas Uni Sovyet.

Laporan tersebut mengutip keterangan perwira yang tak disebutkan jatidirinya di jajaran komando Angkatan Laut Rusia. Angkatan Laut dan Kementerian Pertahanan Rusia tak bersedia memberi komentar.

Presiden Vladimir Putin dan Presiden AS Barack Obama dijadwalkan bertemu Senin malam untuk pembicaraan di sisi pertemuan tingkat tinggi G20 di Meksiko, demikian laporan Reuters, Senin malam.

Rusia telah menggunakan hak vetonya di Dewan Keamanan guna mencegah upaya Barat untuk mengutuk Presiden Bashar dan memastikan penyingkirannya. Moskow berpendapat desakan terhadap pemerintah untuk menggunakan tekanan luar negeri tak bisa diterima.

Hanya dialog antara pemerintah dan oposisi dapat menyelesaikan krisis tersebut, kata Moskow.

(C003)